Breaking News:

Berita Semarang

100 Orang Pakai Rompi 'Jangan Seperti Saya Tidak Pakai Masker' Bersihkan Kota Lama Semarang

100 Orang Pakai Rompi 'Jangan Seperti Saya Tidak Pakai Masker' Bersihkan Kota Lama Semarang

Tribunpantura.com/Eka Yulianti Fajlin
Pengunjung Kota Lama yang tidak pakai masker disanksi menyapu Kawasan Kota Lama, Jumat (21/8/2020). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Sebanyak 100 orang terjaring razia yang dilakukan Satpol PP Kota Semarang di kawasan Kota Lama Semarang, Jumat (21/8/2020) sore.

Mereka tertangkap basah tidak memakai masker saat berkunjung maupun berkendara di seputaran Kota Lama.

Alhasil, mereka harus menjalani sanksi berupa menyapu lingkungan Kota Lama Semarang dengan mengenakan rompi oranye bertuliskan "Jangan Seperti Saya Tidak Pakai Masker".

Tahap Pertama Pendisiplinan Masker di Kabupaten Pekalongan, 1.000 Orang Terjaring Razia

Bak Film Action, 3 Rampok Ditangkap setelah Tabrak Pohon saat Kejar-kejaran dengan Polisi, 1 Kritis

Wartawan Tewas dengan 17 Luka Tusukan, Sebelumnya Menulis Jalan Rusak dan Bertemu Wakil Bupati

Sah! Gibran Batal Lawan Kotak Kosong, Putra Jokowi Punya Lawan di Pilkada Solo 2020

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, razia masker sudah dilakukan beberapa kali di tempat yang berbeda.

Kali ini pihaknya dengan menggandeng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Semarang fokus melakukan razia di Kota Lama.

Hasil razia kali ini, petugas Satpol PP Kota Semarang menjaring sekitar 100 orang. Sebanyak 40 diantaranya disita KTP dan sisanya diberi sanksi untuk menyapu lingkungan Kota Lama.

"Kami mengawal Peraturan Wali Kota Semarang Nomor 57 Tahun 2020. Di sini (Kota Lama) cukup parah, banyak sekali yang tidak pakai masker."

"Kami tidak urusan anak muda atau otang tua kami beri sanksi nyapu. KTP juga kami sita," papar Fajar di sela-sela razia.

Dia menerjunkan 60 anggota satpol untuk melakukan razia.

Ada petugas yang khusus menghentikan pengunjung yang tidak memakai masker, petugas yang mencatat, dan yang memberi sanksi.

Sehingga, arus lalu lintas di kawasan tersebut tetap terkendali.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved