Breaking News:

Bisnis dan Keuangan

Ini Syarat Rekening Bank Karyawan Swasta yang Bisa Terima Transfer BLT Pekerja Rp600.000

Ini Syarat Rekening Bank Karyawan Swasta yang Bisa Terima Transfer BLT Pekerja Rp600.000

Editor: yayan isro roziki
Istimewa/net
Ilustrasi subsidi gaji atau BLT pekerja - Tak semua rekening bank yang didaftarkan perusahaan untuk menerima transfer BLT pekerja memenuhi persyaratan. Karena itu, BP Jamsostek meminta perusahaan untuk aktif dan bergerak cepat melakukan validasi dan perbaikan. 

TRIBUNPANTURA.COM, JAKARTA - Tak semua rekening bank karyawan swasta yang didaftarkan untuk menerima transfer bantuan langsung tunai (BLT) pekerja memenuhi syarat.

Padahal, bantuan subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan bagi karyawan swasta dengan gaji di bawah Rp5 juta akan segera disalurkan.

BP Jamsostek akan segera menyerahkan data calon penerima bantuan subsidi gaji Rp600.000 kepada pemerintah.

Gedung Kejaksaan Agung Terbakar atau Dibakar? Boyamin: Jaksa P dan A Ketemu Djoko Tjandra di Situ

BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Weleri Kendal, Pengendara PCX Merah Tewas di Tempat

Kronologi Pembunuhan Satu Keluarga di Baki, Pelaku Masih Kerabat Korban, Dihabisi Pakai Pisau Dapur

Gedung Kejaksaan Agung Terbakar, Ruang Intelijen di Lantai 3 dan 4 Hangus

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, validasi dilakukan berlapis dengan sederet persyaratan, seperti data kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan, nomor rekening, dan status upah.

"Dari validasi, banyak yang tidak valid. Misalnya banyak perusahaan mengirimkan nomor rekening pekerja yang namanya ternyata berbeda dengan kepesertaan di BP Jamsostek," ungkap Agus dikutip dari Harian Kompas, Sabtu (22/8/2020).

"Atau satu nomor rekening dipakai beberapa peserta. Bisa jadi pekerja ini tak punya rekening sehingga memakai nomor rekening orang lain,” kata Agus lagi.

Berkaca dari proses validasi itu, lanjut Agus, peran aktif perusahaan dibutuhkan untuk memperlancar proses penyaluran bantuan BLT BPJS Ketenagakerjaan.

Perusahaan diminta aktif dan bergerak cepat.

Hal ini karena beberapa pekerja yang data nomor rekening serta kepesertaannya tidak valid dikembalikan lagi ke perusahaan untuk diperbaiki dan divalidasi ulang agar penerima bantuan pemerintah lewat rekening ini bisa tepat sasaran.

"Maka, mohon bantuan perusahaan untuk memfasilitasi mereka membuat nomor rekening,” ucap Agus.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved