Breaking News:

Berita Batang

Tekan Konsumsi Buah Impor, Pemkab Batang Dorong Petani Kembangkan Jeruk Lokal

Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong petani untuk berinovasi dengan mengembangkan buah jeruk lokal.

Penulis: dina indriani | Editor: Rival Almanaf
Tribunpantura.com/Dina Indriani
Bupati Batang, Wihaji 

TRIBUN-PANTURA.COM,BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong petani untuk berinovasi dengan mengembangkan buah jeruk lokal.

Hal itu sebagai dukungan kepada Pemerintah Pusat dalam menekan konsumsi buah impor.

Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang saat ini tengah mengembangkan 88 hektare tanaman jeruk yang dikelola petani dan tersebar di 14 Kecamatan.

Bahkan para petani jeruk saling bersinergi dengan membuat komunitas Repoeblic Djeruk Batang.

Prakiraan Cuaca Hari Ini di Kota Semarang, Hujan Lokal di 10 Kecamatan Malam Nanti

Update Kecelakaan Weleri Kendal, Pengemudi PCX Sempat Senggol Penyebrang Jalan Sebelum Dihantam Truk

BPrakiraan Cuaca Hari Ini Minggu 23 Agustus 2020 di Kabupaten Pekalongan, Cerah Berawan

Kualifikasi MotoGP Styria Espagaro Tedepan, Rossi Nomor 15

Sebagai percontohan, Dispaperta juga memiliki kawasan pengembangan jeruk di Balai Benih Hortikultura, Desa Clapar, Kecamatan Subah yang telah ujicoba panen perdana.

"Meski belum maksimal tapi dengan hasil panen perdana cukup bagus dan tentu harus terus dikembangkan lagi.

Pemkab akan terus dorong agar petani Batang bisa inovatif, bisa ditanami jeruk lokal minimal untuk konsumsi masyarakat Batang sendiri," tutur Wabup Suyono saat ujicoba panen perdana jeruk di Balai Benih Hortikultura, Desa Clapar, Kecamatan Subah, Sabtu (22/8/2020).

Dia mengatakan selain bantuan bibit, petani jeruk mendapat pendampingan, pelatihan dan monitoring oleh Balitjestro dan Pemkab Batang.

"Total ada 44 Ribu bibit jeruk yang ditanam, dengan luasan lahan 88 hektar yang dikelola oleh petani," ujarnya.

Prakiraan Cuaca Hari Ini Minggu 23 Agustus 2020 di Kabupaten Batang, Berawan Sepanjang Hari

Plt Bupati Sidoarjo Meninggal Karena Covid-19, Dikabarkan Sempat Menolak Swab Test

Ibu Pasrah Anaknya Dicabuli Ayah Karena Takut Diceraikan

Selain itu, Suyono juga optimis bahwa kawasan pertanian jeruk bisa menjadi agrowisata dan wisata edukasi yang mampu menimbulkan multi player efek pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitarnya.

Direktur Perbenihan Hortikultura, Sukarman mengatakan pihaknya akan menyiapkan satu juta benih jeruk pada jenjang tahun 2020-2021 untuk meningkatkan pengembangan jeruk lokal.

"Saya berharap kawasan pertanian jeruk yang ada di Kabupaten Batang bisa menjadi percontohan daerah lain, dan masyarakat semakin gemar konsumsi buah lokal," pungkasnya. (din)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved