Breaking News:

Berita Semarang

Pengunjung Mal Tentrem Berdesakan, Irwan Hidayat: Terima Kasih Sebesar-besarnya atas Tegurannya

Pengunjung Mal Tentrem Berdesakan, Irwan Hidayat: Terima Kasih Sebesar-besarnya atas Tegurannya

kompas.com
Para pengunjung Mal Tentrem Semarang saat melihat videotron di atap langit-langit mal. Terkait memmludaknya pengunjung Mal Tentrem, Irwan Hidayat, sang pemilik angkat bicara. 

"Akhirnya kami sepakat untuk meresmikan pada tanggal 13 Agustus 2020, hari kelahiran Ibu R. Sulistyo, nenek kami, pendiri Sido Muncul," ujarnya.

Saat itu, pihaknya memutuskan meresmikan hotel dan mal secara bersamaan dengan pertimbangan untuk membuka lapangan kerja yang lebih luas.

"Supaya ekonomi Semarang bergerak, meriah dan penyewa yang sudah siap bisa mulai berusaha," katanya.

Dia mengatakan, sejak Senin, 24 Agustus lalu videotron yang menjadi daya tarik pengunjung sudah dimatikan untuk menghindari kerumunan.

Untuk itu, dia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas saran, teguran dari berbagai pihak baik melalui telepon, WhatsApp atau media elektonik.

"Atas kejadian kerumunan masa yang terjadi beberapa hari ini, kami juga mohon maaf."

"Semoga masyarakat dapat memahami tujuan dan niat baik kami. Mari berdoa dan berusaha agar kita tetap sehat, tetap semangat dan tidak putus asa. Life Must Go On," ucapnya.

Ini permintaan Ganjar

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi terkait viralnya antrean masyarakat yang 'suk-sukan' atau berdesak-desakan di Mal Tentrem Semarang.

Menurutnya kejadian tersebut akibat dari ketidaksiapan pemilik dalam pengelolaan mal.

Ganjar meminta Mal Tentrem tutup dulu, jika belum siap mengelola mal dengan penerapan protokol kesehatan.

"Mereka (pengelola) sudah membuat klarifikasi."

"Hanya mungkin yang tidak siap adalah pengelolaannya," kata Ganjar, dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2020).

Ketidaksiapan dalam mengelola tersebut yang mengakibatkan pemilik maupun petugas mal tidak siap mengantisipasi lonjakan pengunjung.

"Jadi, alat-alatnya sudah siap tapi mengelolanya yang nggak siap."

"Maka tidak siap mengatur antrean, tidak siap mengatur kapasitas, sehingga 'suk-sukan' (berdesak-desakan)," katanya.

Ganjar secara tegas meminta kepada pemilik mal untuk memperbaiki hal itu.

Jika memang belum siap dalam pengelolaan mal di masa pandemi, Ganjar meminta agar mal ditutup dulu.

"Saya sudah bicara langsung dengan pemiliknya. Pemiliknya akan memperbaiki itu," tegasnya.

Untuk diketahui, Mal Tentrem kembali viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Awalnya viral karena suguhan gambar bergerak ikan hiu berenang di atap mal yang merupakan ceiling videotron.

Tapi kali ini mal yang baru dibuka tanggal 13 Agustus 2020 itu kembali viral karena ratusan pengunjung berdesak-desakan tanpa memperhatikan physical distancing atau jaga jarak. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Irwan Hidayat Angkat Bicara soal Pengunjung Mal Tentrem Semarang yang Membeludak

Sarjana Keperawatan Asal Pemalang Memilih Jadi Jambret Pakai Motor Trail, Begini Akhir Kisahnya

Barcelona Siap Bertahan di Barcelona, Syaratnya Bartomeu Mundur dari Jabatan Presiden Klub

Seorang Wanita Lukai 3 Pria Gunakan Pisau Cutter, Gara-gara Kesal Ditagih Utang Rp50.000

Ketukan Mistis di Pintu Rumah dan Ketemu Harimau, Cerita Penemu Gerabah - Keramik Kuno di Desa Tua

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved