Breaking News:

Berita Blora

Sosialisasikan Perdes Larangan Berburu, Desa Pengkoljagong Gelar Festival Mural, Ini Kata Wabup

Sosialisasikan Perdes Larangan Berburu, Desa Pengkoljagong Gelar Festival Mural, Ini Kata Wabup Blora Arief Rohman

Editor: yayan isro roziki
Istimewa
Wakil Bupati Blora, Arief Rohman (kiri) berfoto di depan satu di antara karya seniman mural di Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati. Pemdes setempat menggelar festival mural guna memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI, sekaligus sosialisasi Perdes tentang lingkungan hidup, yang di antaranya memuat larangan berburu semua jenis burung di wilayah setempat. 

TRIBUNPANTURA.COM, BLORA - Festival Mural atau Pengkoljagong Mural Festival 2020 yang diselenggarakan Pemerintah Desa (Pemdes) Pengkoljagong, Kecamatan Jati, sejak 20 Agustus lalu akhirnya hari ini, Senin (31/8/2020) resmi ditutup.

Penutupan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman, bersama istri Hj. Ainus Sholicah.

Festival mural ini diselenggarakan sekaligus sebagai ajang sosialisasi peraturan desa (Pereds) Pengkoljagong nomor 06 tahun 2020 tentang Lingkungan Hidup, di antaranya memuat larangan berburu semua jenis burung di desa setempat.

Mohon Maaf, Masyarakat Tidak Bisa Menggunakan Alun-alun Tegal Selama 4 Bulan ke Depan

IPPT Kabupaten Tegal Gelar Simulai Resepsi Pernikahan, Dwi: Jangan Sampai Muncul Klaster Baru Ini

Kasus Diduga Bakar Diri di Bojong Dinaikkan ke Penyidikan, AKP Poniman: Terduga Pelaku Sudah Sadar

KSAD Andika: Terlalu Enak kalau Hanya Dijatuhi Hukuman Pidana, Mereka Harus Berikan Ganti Rugi

Dalam penutupan festival tersebut, Wakil Bupati merasa bangga dan kagum atas karya para seniman yang telah dibuat. Apalagi festival ini tidak hanya diikuti seniman lokal Blora saja, melainkan seniman se-Jawa.

Beragam karya lukis mural di beberapa titik Desa Pengkoljagong terlihat apik dan menarik masyarakat sebagai background foto.

“Festival Mural di Desa Pengkoljagong ini ternyata luar biasa. Meskipun baru pertama kali diselenggarakan, ternyata mampu menarik para seniman dari luar daerah, bahkan tidak hanya dari Blora, Jawa Tengah saja, ada yang dari Jatim dan Jabar."

"Sangat berpotensi untuk dikembangkan,” ucap Wakil Bupati, dalam keterangan tertulis kepada Tribunpantura.com.

Melalui pelaksanaan Festival Mural ini, dirinya berharap Desa Pengkoljagong bisa menjadi salah satu embrio desa wisata di kawasan Blora Selatan.

“Saat ini di Blora mulai bermunculan desa-desa yang mengembangkan potensinya untuk meningkatkan perekonomian masyarakatnya, salah satunya dengan memberdayakan potensi wisata desa."

"Seperti Desa Waru dengan Puncak Mundri nya, kemudian Desa Bangsri dengan Kampung Pelangi nya, lalu Desa Bangowan dengan Bukit Kunci nya. Kini giliran Desa Pengkoljagong dengan Festival Muralnya, top, keren,” tambah Wakil Bupati.

Pihaknya berharap desa-desa lainnya juga melakukan hal yang sama, untuk mengembangkan potensi desanya berbasis masyarakat.

Khusus untuk wadah silahturahmi para seniman, Wakil Bupati yang juga mantan staf khusus Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal ini menggagas adanya pembetukan dan pengaktifan kembali Dewan Kesenian Kabupaten Blora.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved