Breaking News:

Berita Otomotif

Menteri Perindustrian Usulkan Relaksasi Pajak Mobil untuk Dorong Industri Otomotif

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mewacanakan relaksasi pajak mobil baru.

Editor: Rival Almanaf
Otomania
Ilustrasi Mobil Baru(Stanly/Otomania) 

TRIBUN-PANTURA.COM, JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mewacanakan relaksasi pajak mobil baru.

Upaya iti dilakukan untuk mendoromh pertumbuhan ekonomi di sektor otomotif.

Seperti diketahui sektor ini cukup terdampak pandemi Covid-19. 

Seluruh penjualan mobil mengalami penuruman sejak virus corona diumumkan pertama kali menjangkiti negeri ini pada Maret lalu.

Diming-imingi Burung, Bocah Lelaki 6 Tahun Dicabuli Pemuda Pengangguran 20 Tahun

Siapkan Kipas Portabel! Suhu di Kota Semarang Bisa Capai 35 Derajat Celcius Hari Ini

Sama-sama Belum Pernah Menang, Bisakah Timnas U19 Tundukan Arab Saudi Nanti Malam?

Ia mewacanakan akan memberikan relaksasi pajak pembelian mobil baru sebesar 0 persen, atau pemangkasan pajak kendaraan bermotor (PKB).

“Kami sudah mengusulkan kepada Menteri Keuangan untuk relaksasi pajak mobil baru 0 persen sampai bulan Desember 2020,” ujar Agus dalam diskusi virtual, Kamis (10/9/2020).

Agus menambahkan, kinerja industri otomotif pada semester pertama 2020 terbilang melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurut dia, hal ini terjadi karena dampak pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020.

Namun, pada semester kedua tahun ini, mulai ada perkembangan yang positif.

“Oleh karena itu, saya berharap relaksasi pajak tersebut bisa segera diterapkan agar bisa membantu pertumbuhan sektor otomotif dan ekonomi nasional,” ucap Agus.

Wabup Blora, Demak dan Bupati Klaten Ditegur Mendagri Karena Langgar Protokol Kesehatan Pilkada 2020

Pelanggar Protokol Kesehatan di Kabupaten Tegal, Akan Dikenai Sanksi Denda Terendah Rp 10.000

Ditolak Masuk ke Museum Karena Belahan Dadanya Terlihat, Wanita Ini Viral di Twitter

Update Virus Corona Kabupaten Batang Jumat 11 September 2020, Total Positif 275 Orang Ini Sebarannya

Sebelumnya, relaksasi pajak pembelian mobil baru sempat digaungkan Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam.

Bob mengatakan, industri otomotif saat ini butuh stimulus dari pemerintah agar terjadi peningkatan daya beli.

“Kami harapkan ada tax deduction untuk menstimulus daya beli, tapi tax deduction ini yang tidak mengurangi pendapatan pemerintah,” kata Bob kepada Kompas.com belum lama ini.

“Harapan kita ada di pajak daerah, kalau pajak bisa diturunkan, jumlah yang dijual bisa naik,” ujarnya. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved