Breaking News:

Berita Banyumas

Satu Pekerja Galian Terluka dan Satu Unit Dump Truck Tertimbun Akibat Longsor di Karangrau Banyumas

Seorang warga pekerja galian terluka dan satu unit dump truk tertimbun tanah, akibat longsor yang terjadi di Desa Karangrau RT 1 RW 4.

Istimewa
Peristiwa longsor yang terjadi di Desa Karangrau RT 1 RW 4, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas pada, Selasa (15/9/2020). 

TRIBUN-PANTURA.COM, PURWOKERTO -  Seorang warga pekerja galian terluka dan satu unit dump truk tertimbun tanah, akibat longsor yang terjadi di Desa Karangrau RT 1 RW 4, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas pada, Selasa (15/9/2020).

"Longsor tanah terjadi sekira pukul 08.15 WIB, dimana saat itu, Edi Sukamto (49), warga Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor bersama dua rekannya tengah menggali tanah milik Hadi Sarwono (63), warga Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor," ujar Kapolsek Banyumas, AKP Soetrisno kepada Tribun-Pantura.com, Selasa (15/9/2020).

Mereka mulai pekerjaan menggali tanah secara manual, untuk mengisi satu unit dump truk.

Update Penikaman di Pekalongan: Pelaku Gunakan Pisau Dapur untuk Menyerang Korban

Pelayanan KB Terus Berlangsung di Tengah Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Tegal

Jumlah Kasus DBD di Banyumas Meningkat, Mencapai 334 Kasus Dengan 10 Kematian

Tiba-tiba tanah galian mengalami longsor dan menimbun satu dump truk, dan satu korban.

Rekannya yang melihat longsor langsung mencoba menolong korban dan membawa korban ke RSU Siaga Medika Banyumas.

"Setelah dibawa ke rumah sakit, korban dalam keadaan sehat, hanya syok dan luka ringan saja dari kejadian itu," imbuhnya.

Tidak Terima Ditegur Karena Naik Motor Ugal-ugalan, Seorang Pemuda di Pekalongan Tikam Warga

Ketua KPU : Berkas Persyaratan Dua Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan Masih Perlu Perbaikan

476 Orang Ikuti Tes SKB Seleksi CPNS Pemerintah Kota Tegal

Atas peristiwa tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan dan Desa untuk menutup galian tanah itu.

Pihaknya sempat mengimbau kepada pemilik tanah, bahwa pemilik tanah agar tidak menggali tanah itu lagi.

Hal itu karena galian tanah itu dapat membahayakan pekerja dan tidak ada izinnya. (jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved