Jumat, 12 Juni 2026

Berita Tegal

Bersama Muhadi Setiabudi, Wali Kota Tegal Dedy Yon Beberkan Rahasia Jadi Pengusaha Sukses

Bersama Muhadi Setiabudi, Wali Kota Tegal Dedy Yon Beberkan Rahasia Jadi Pengusaha Sukses

Tayang:
Istimewa
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono membagikan kiat sukses menjadi pengusaha dalam Seminar Wirausaha di Hotel Grand Dian Slawi, Rabu (16/9/2020). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, membagikan kiat sukses menjadi pengusaha dalam seminar wirausaha yang diselenggarakan oleh Forum Kewirausahaan Pemuda Kabupaten Tegal, di Hotel Grand Dian Slawi, Rabu (16/9/2020).

Dalam seminar tersebut hadir Plt Kepala Dinporapar Kabupaten Tegal Suharinto dan CEO Dedy Jaya Group Muhadi Setiabudi.

Dedy Yon mengatakan, seorang pengusaha itu harus mampu melihat setiap peluang yang ada.

Seorang pengusaha juga harus siap merasakan jatuh bangun dan suka duka dalam menjalankan usaha.

Ia mengingatkan, jangan melihat pengusaha di saat sukses.

Namun harus juga dilihat saat mereka berproses meraih kesuksesan.

"Pengusaha harus dapat membaca peluang. Cari potensi usaha apa."

"Bisa jadi melalui pertemuan ini, ada kerjasama bisnis," kata Dedy Yon dalam rilis yang diterima tribunjateng.com.

Dedy Yon mengatakan, seorang pengusaha di saat bertemu pejabat harus memiliki ide bisnis.

Ia menilai, di setiap pertemuan bisa menjadi peluang bisnis.

Dedy Yon mencontohkan, misalkan seorang pengusaha batik menawarkan produknya kepada wali kota atau CEO Dedy Jaya Group dalam pertemuan seperti ini.

"Kegiatan seperti ini patut diapresiasi. Karena dapat menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan pemuda."

"Selain itu dapat jadi ajang pertemuan pengusaha muda, dapat menciptakan peluang usaha, dan bisa jadi peluang kerjasama antar pengusaha," jelasnya.

Sementara CEO Dedy Jaya Group, Muhadi Setiabudi menceritakan perjalanan bisnisnya dari mulai merintis.

Ia mengatakan, kariernya dimulai saat masih berusia 19 tahun.

Awal merintis, ia diberi pinjaman sebesar Rp50 ribu untuk menjual bambu pada 1981.

Menurut Muhadi, uang tersebut jika disetarakan saat ini sekira Rp2 juta.

Merasa kurang, ia pun menambah pinjaman sekira Rp25 ribu.

"Saya dulu menjalankan usaha sekaligus menjadi kondektur bus."

"Ingat, pengusaha harus selalu menciptakan peluang dalam dunia usaha," ungkapnya.  (*)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved