Breaking News:

Berita Kriminal

Kasus Penusukan di Kota Pekalongan, Polisi Sita 1.000 Pil Hexymer dan Samurai di Rumah Tersangka

Kasus Penusukan di Kota Pekalongan, Polisi Temukan Samurai dan 1.000 Pil Hexymer di Rumah Tersangka

Tribunpantura.com/Indra Dwi Purnomo
Kapolsek Pekalongan Selatan Kompol Basuki saat memperlihatkan sejumlah senjata tajam (sajam) yang dimiliki pelaku penusukan di Landungsari GG 2 A, Kota Pekalongan. Selain menyita berbagai macam sajam, polisi juga mengamankan seribuan pil hexymer dari rumah tersangka. 

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Pasca kejadian penikaman yang dilakukan Isrofin (31) alias Arifin, warga Yosorejo RT 5 RW 1, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (15/9/2020) polisi menemukan beberapa senjata tajam dan seribuan pil heymexer di rumah pelaku.

Hal tersebut diungkapkan, Kapolsek Pekalongan Selatan Kompol Basuki saat ditemui Tribunpantura.com di Mapolsek Pekalongan Selatan, Rabu (16/9/2020) sore.

"Setelah kejadian tersebut, kami dari Polsek Pekalongan Selatan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa si pelaku penusukan ini ni suka minum pil yang terlarang."

Bawaslu Jateng Tegur Bakal Paslon Calon Peserta Pilkada di 21 Daerah, Ini Daftar Pelanggarannya

Polda Jateng Tangkap Komplotan Sepesialis Pencuri Pikap Lintas Daerah, Polisi: Selalu Incar L-300

Daftar SD di Kabupaten Tegal yang Memberhentikan Sementara KBM Tatap Muka

PSK Asal Solo Meninggal Saat Layani Tamu Ke Enam Dalam Sehari

"Hasil dari penggeledahan yang dilakukan oleh anggota, kami menemukan beberapa pedang dan obat-obatan daftar G di rumah pelaku," kata Kompol Basuki.

Kemudian, dari hasil temuan tersebut semua barang dan obat dibawa ke Mapolsek Pekalongan Selatan.

"Barang-barang yang diamankan yaitu satu pedang dengan panjang 1 meter, 1 samurai dengan ukuran 70 centimeter, 1 kapak, 1 belati, dan 1 golok."

"Untuk obat-obatan yang diamankan yaitu 1.000 butir hexymer, riklona 10 butir, lexpan 10 butir, alprazolam 3 butir," imbuhnya.

Saat disinggung mengenai, apakah pelaku pengedar obat-obatan.

Kapolsek menututurkan, saat melakukan pemeriksaan di kantor Satreskrim Polres Pekalongan Kota, pelaku belum bisa memberikan keterangan karena masih terpengaruh dengan obat-obatan.

"Sampai sekarang belum bisa dimintai keterangan, masih terpengaruh obat-obatan," tuturnya.

Halaman
123
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved