Breaking News:

Berita Temanggung

Pabrik Tekstil PT SMA di Temanggung Sembarangan Buang Limbah ke Sungai, Bupati Jatuhkan Sanksi Ini

Pabrik Tekstil PT SMA di Temanggung Sembarangan Buang Limbah ke Sungai, Bupati Jatuhkan Sanksi Ini

Istimewa
Bupati Temanggung, HM Al Khadziq (baju putih), bersama dinas terkait meninjau Sungai Elo yang menjadi lokasi pembuangan limbah kimia pabrik tekstil PT SMA, di Prinfsurat, Temanggung. 

TRIBUNPANTURA.COM, TEMANGGUNG - Pabrik tekstil PT Sumber Makmur Anugrah (SMA) Temanggung diketahui sering membuang limbah kimia secara sembarangan dan mencemari lingkungan.

Perusahaan yang berada di Jalan Magelang - Secang KM 16.1, Desa/Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung itu selama ini sering membuang limbah ke aliran Sungai Elo.

Karena itu, Bupati Temanggung, HM Al Khadziq, menjatuhkan sanksi admisinitratif terhadap perusahaan tersebut.

PN Tegal Tidak Dapat Terima Gugatan Pedagang Terdampak Gusuran PT KAI, Fatur: Kami akan Banding

Kelompok Rampok Toko Emas di Blora Ditangkap, Satu Orang Pensiunan TNI, Butuh 35 Detik untuk Beraksi

Kasus Penusukan di Kota Pekalongan, Polisi Sita 1.000 Pil Hexymer dan Samurai di Rumah Tersangka

Unik, Foto-foto Bupati Temanggung Lantik Pejabat di Tempat Pembuangan Sampah

"Bila sanksi administraitf yang dijatuhkan tak diindahkan dalam waktu 180 hari, maka perizinan perusahaan ini akan kami tinjau ulang," tandas Khadziq, dala keterangan tertulis, Rabu (16/9/2020).

Sebelumnya, Bupati Temanggung HM Al Khadziq bersama Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Temanggung Entargo, dan Kepala Dinas Perindagkop UMKM Sri Haryanto dan Kabid Pengendalian Lingkungan Anggit, meninjau langsung pembuangan limbah pabrik  tersebut, Sabtu(13/9) kemarin.

Peninjauan ini sebagai tindak lanjut atas aduan dari masyarakat tentang pembuangan limbah pabrik di aliran sungai Elo.

Sebelum Bupati melaksanakan peninjauan lapangan sudah dilaksanakan pemantauan dan klarifikasi berturut-turut terhadap perusahaan industri tekstil PT SMA.

Dari hasil pemantauan dan klarifikasi dinyatakan telah melanggar peraturan perundang-undangan dibidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang berpotensi menimbulkan pencemaran air dan dapat menimbulkan ancaman serius bagi manusia dan lingkungan hidup.

Bupati bertindak sigap dan langsung meninjau lokasi untuk melihat secara langsung pembuangan limbah pabrik yang dibuang di Sungai Elo, dan dilanjtkan menemui Direksi PT. SMA dan diterima langsung oleh direktur perusahaan, Wibowo.

Dalam kesempatan itu Bupati mengatakan setelah diuji di laboratorium, limbah yang dibuang di sungai melebihi baku mutu yang telah ditentukan sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah.

Halaman
12
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved