Breaking News:

Berita Semarang

Seusai Pamit Main ke Ibunya, Seorang Bocah Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Plumbon Semarang

Seorang bocah tenggelam di muara sungai Plumbon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Selasa (15/9/2020) sore.

Kompas.com
Ilustrasi tenggelam 

TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - Seorang bocah tenggelam  di muara sungai Plumbon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Selasa (15/9/2020) sore.

Kapolsek Tugu Kompol Eko menjelaskan, korban yakni BRP (14).

Ia sempat pamitan kepada ibunya pergi dengan temannya dengan berboncengan satu motor tiga orang.

"Korban pamitan ke ibunya hendak pergi keluar sebentar tidak tahu kemana pada pukul 10.30 WIB," jelas Kapolsek saat dihubungi Tribun-Pantura.com, Selasa (15/9/2020) malam.

Pemkot Tegal Cek Kesiapan Protokol Kesehatan di Bioskop, Akan Segera Dibuka?

Satu Pekerja Galian Terluka dan Satu Unit Dump Truck Tertimbun Akibat Longsor di Karangrau Banyumas

Update Penikaman di Pekalongan: Pelaku Gunakan Pisau Dapur untuk Menyerang Korban

Pelayanan KB Terus Berlangsung di Tengah Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Tegal

Selang tiga jam, seorang teman korban datang ke rumah orangtua korban.

Mereka tidak tahu siapa nama teman anaknya tersebut, remaja itu memberitahukan bahwa korban tenggelam terseret ombak di pantai Manguharjo Tugu Semarang, saat itu korban masih dicari.

"Satu jam kemudian datang kabar susulan bahwa korban sudah meninggal dunia di RS Tugu," jelas Kompol Eko.

Mendapat informasi tersebut, orangtua korban segera menuju rumah sakit.

Dari pihak rumah sakit Tugu membeberkan korban ketika sampai di rumah sakit sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Orangtua korban tentu kaget mendengar kematian tersebut namun mereka menerima sebagai musibah.

Tujuh Nakes RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen Terkonfirmasi Covid-19

Tidak Terima Ditegur Karena Naik Motor Ugal-ugalan, Seorang Pemuda di Pekalongan Tikam Warga

Enam Desa di Kabupaten Tegal Hentikan Sementara Pembelajaran Tatap Muka

Pengunjung Objek Wisata PAI Tegal Meningkat Pesat, Sebulan Capai 43 Ribu Orang

"korban sudah diotopsi dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," katanya.

Dijelaskan Kapolsek, orangtua korban membawa jenazah anaknya pulang ke kediaman mereka di Bukit Mandiri Beringin RT 3 RW 16 Kelurahan Beringin Kecamatan Ngaliyan kota Semarang.

Korban akan dimakamkan ke TPU Banjaran Beringin Rabu (16/9/2020) pagi.

"Orangtua korban sudah menerima dan ikhlas terhadap kejadian tersebut," tandasnya. (Iwn)

Penulis: iwan Arifianto
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved