Breaking News:

Berita Tegal

Temui Pendamping PKH dan TKSK di Kota Tegal, Wakil Wali Kota Jumadi Ingatkan Soal Ini

Temui Pendamping PKH dan TKSK di Kota Tegal, Wakil Wali Kota Jumadi Ingatkan Soal Ini

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: yayan isro roziki
Istimewa
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi menemui pendamping PKH dan TKSK di Kantor Dinas Sosial Kota Tegal, Rabu (16/9/2020). 

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi mengimbau, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari Kementerian Sosial RI menjalankan tugas dengan sentuhan hati.

Hal itu Jumadi sampaikan saat menemui pendamping PKH dan TKSK di Kantor Dinas Sosial Kota Tegal, Rabu (16/9/2020).

Jumadi mengatakan, pendamping program sosial harus bekerja dengan sentuhan hati.

Petugas Gabungan Sidak Tempat Karaoke di Tegal Timur, Cek Protokol Kesehatan di Tempat Hiburan

BBPOM Grebek Tempat Obat Ilegal di Semarang, Sita 769.595 Butir Obat Pelangsing Senilai Rp600 Juta

Pabrik Tekstil PT SMA di Temanggung Sembarangan Buang Limbah ke Sungai, Bupati Jatuhkan Sanksi Ini

PN Tegal Tidak Dapat Terima Gugatan Pedagang Terdampak Gusuran PT KAI, Fatur: Kami akan Banding

Apapun yang dikerjakan agar dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat yang dibantu.

Menurut Jumadi, di masa pandemi Covid-19 juga diperlukan tindakan ekstra dari pekerja sosial sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat terdampak.

"Di pandemi ini, kita harus ekstra kerja dan ekstra hati-hati. Sebelum membantu orang lain kita harus siap dulu."

"Orang yang kita bantu belum tahu kondisinya terkena corona atau tidak."

"Oleh karenanya saya mengingatkan selalu pakai masker dan cuci tangan menggunakan sabun," kata Jumadi dalam rilis yang diterima tribunpantura.com.

Jumadi berharap, pendamping sosial menjadi agen perubahan dalam berpikir.

"Kita harus mampu beradaptasi, apapun yang terjadi. Selalu mengingatkan siapa saja saat bertugas. Jangan pernah menyepelekan."

"Mengingatkan siapapun yang tidak patuh protokol kesehatan. Jangan lengah!" tegasnya. (*)

Kelompok Rampok Toko Emas di Blora Ditangkap, Satu Orang Pensiunan TNI, Butuh 35 Detik untuk Beraksi

Kasus Penusukan di Kota Pekalongan, Polisi Sita 1.000 Pil Hexymer dan Samurai di Rumah Tersangka

Bawaslu Jateng Tegur Bakal Paslon Calon Peserta Pilkada di 21 Daerah, Ini Daftar Pelanggarannya

Polda Jateng Tangkap Komplotan Sepesialis Pencuri Pikap Lintas Daerah, Polisi: Selalu Incar L-300

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved