Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Konser Musik untuk Kampanye Paslon Pilkada di Tengah Pendemi Covid-19, Ganjar: Ora Usahlah

Konser Musik untuk Kampanye Paslon Pilkada di Tengah Pendemi Covid-19, Ganjar: Ora Usahlah

KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, turut angkat bicara soal konser musik dalam kampanye Pilkada Serentak 2020: "ora usahlah, konser-konser yo ngopo." 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Wacana diizinkannya konser musik dalam ajang kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di tengah pandemi Covid-19 santer berhembus belakangan ini.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak sepakat jika pertunjukan musik pada kontestasi pilkada semasa pandemi ini digelar.

Pasalnya, hal tersebut bakal memicu kerumunan massa.

Pesan Syekh Ali Jaber: Penusukan Terhadap Saya Jangan Dikait-kaitkan dengan Isu Mana Pun

Bayi Baru Lahir Hasil Hugel Dikuburkan Pasangan Selingkuh Tante-Brondong, Warga Kira Kuburan Hewan

Mbak Ida Pengendara Sepeda Motor Pamer Celana Dalam di Magelang Ternyata Pria, Begini Kata Polisi

Update Covid-19 Kabupaten Pekalongan, Total 137 Kasus Positif Corona Tersebar di 16 Kecamatan

Sebelumnya, KPU memperbolehkan para kandidat Pilkada serentak 2020 menggelar konser musik di tengah pandemi Covid-19 dalam rangka kampanye.

Hal itu diatur dalam Pasal 63 ayat (1) PKPU Nomor 10 tahun 2020.

Tak hanya konser musik, aturan itu juga membuka kesempatan para kandidat untuk menggelar kegiatan lain seperti pentas seni, jalan santai, sepeda santai, bazar, donor darah dan lainnya.

Menurut Ganjar, lebih baik kampanye calon peserta pilkada serentak 2020 dilakukan dengan mengoptimalkan media sosial.

Jika terpaksa harus menggelar konser, maka konsernya harus digelar secara virtual.

"Ora usah lah (jangan lah), konser-konser yo ngopo (konser musik ya buat apa)."

"Konser musik boleh, asal virtual," kata Ganjar usai menemui kunjungan kerja dari Staff Khusus Kementerian Kesehatan di kantornya, Kamis (17/9/2020).

Sebelumnya, Ganjar juga mengusulkan agar pelaksanaan debat kandidat Pilkada 2020 digelar secara virtual.

Selain itu, tahapan seperti penyampaian visi misi yang biasanya mengundang banyak massa, juga dapat dilakukan dengan memaksimalkan media sosial atau elektronik.

"Saya sih mengusulkan karena pendaftaran sudah, mereka sekarang pemeriksaan kesehatan, kalau bisa nanti debat-debatnya nggak usah ada lah, virtual aja."

"Gunakan saja medsos sebagai ajang untuk menyampaikan gagasan."

"Mungkin tidak akan maksimal tapi kita mesti hati-hati untuk mencegah (penularan Covid-19)," ucap Ganjar saat ditemui di kantornya, Rabu (9/9/2020). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Picu Kerumunan, Ganjar Tak Sepakat Konser Musik Kampanye Paslon Digelar

Polisi Tembak Dua Pelaku Ganjal ATM, Kuras Tabungan Ratusan Juta Rupiah, Incar Korban Begini

Tim Gabungan Temukan Dua Warga Reaktif Corona saat Operasi Yustisi di Kota Semarang

Mudah, Begini Cara Merawat Stiker agar Awet Menempel pada Bodi Mobil

Dian Untung Jutaan Rupiah Tiap Bulan, Manfaatkan Lahan Sempit untuk Tanam Sayur Hidroponik

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved