Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Banjarnegara

Mencari Ikan di Sungai Serayu, Seorang Bocah Hilang Terseret Arus

Nasib malang dialami Dimas Riski Pratama (8), bocah asal Linggamerta RT 04/01 Desa Linggasari Kecamatan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Pencarian bocah tenggelam di sungai Serayu, Banjarnegara (ist) 

TRIBUN-PANTURA.COM, BANJARNEGARA - Nasib malang dialami Dimas Riski Pratama (8), bocah asal Linggamerta RT 04/01 Desa Linggasari Kecamatan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara.

Anak itu hanyut di sungai Serayu, Senin (28/9).

Hingga saat ini, anak itu masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan, Selasa, (29/09/2020)

Terlilit Utang Pasca Gagal di Pilkada, Calon Bupati Ditangkap Polisi Karena Edarkan Uang Palsu

Diduga Korsleting Listrik, Satu Bangunan di Komplek SD SMP Susteran Purwokerto Terbakar

Klaster Keluarga Penularan Covid-19 di Jateng, Pemprov Siapkan Hotel untuk Ruang Isolasi

Perusahaan Pelanggar Protokol Kesehatan di Kabupaten Tegal Akan Didenda Hingga Rp 1 Juta

Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya menceritakan, pada Senin (28/09) sekitar pukul 12.30 WIB, ada 5 anak sedang mencari ikan di aliran sungai Serayu sekitar Kelurahan Kenteng Kecamatan Madukara Kabupaten Banjarnegara.

Keempat bocah masih berada di posisi pinggiran sungai.

"Namun Dimas sudah ke tengah tiba- tiba terseret arus hanyut tenggelam" ungkapnya, (29/9)

Ia mengatakan, pencarian korban di bagi menjadi 2 Search rescue Unit ( SRU). SRU 1 pencarian dengan motede penyelaman di tempat tempuran atau tempat yang dicurigai terdapat korban.

Selain Dicopot Jabatannya, Kapolsek Tegal Selatan Dimutasi Karena Kasus Konser Dangdut

BREAKING NEWS: Pegawai Kemkumham Jateng Meninggal di Rumah Dinas, Baru Dua Minggu Tugas di Semarang

Meski Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo Tidak Ditahan

Adapun SRU 2 melakukan penyisiran dengan menggukan perahu rafting dari tempat kejadian menuju hilir sejauh kurang lebih 5 kilometer.

Kondisi sungai Serayu yang berbatu dan berkelok menjadi kendala tersendiri bagi tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian.

"Semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan dalam pencarian dan korban cepat ditemuakan" katanya. (Aqy)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved