Breaking News:

Berita Semarang

Kurang Dari 24 Jam Dua Orang Meninggal Jadi Korban Tabrak Lari di Semarang, Polisi Buru Pelaku

Satlantas Polrestabes Semarang mengategorikan dua kejadian kecelakaan lalu lintas di Banyumanik dan Jalur Pantura Ngaliyan sebagai tabrak lari.

Tribun-Pantura.com/ Iwan Arifianto
Siti Himatul Awaliyah (20) warga Sumbersari Ngampel Kendal tewas selepas mengalami kecelakaan di jalur pantura, Jumat (16/10/2020) sekira pukul 09.30 WIB. 

TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - Satlantas Polrestabes Semarang mengategorikan dua kejadian kecelakaan lalu lintas di Banyumanik dan Jalur Pantura Ngaliyan sebagai tabrak lari.

"Kami masih memburu kendaraan yang terlibat di dua kejadian kecelakaan tersebut," ujar Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi saat dihubungi Tribun-Pantura.com, Jumat (16/10/2020).

Dikatakan Kasatlantas, pihaknya terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bahan keterangan saksi maupun bukti lain di lokasi kejadian.

Baca juga: Keadaan Ekonomi Sudah Membaik, Tiga Keluarga Penerima Program Keluarga Harapan di Tegal Undur Diri

Baca juga: Di Klaten ada Mie Ayam Cuma Rp 3.000, Penjual: Tetap Untung kok, Nggak Rugi

Baca juga: Sopir Truk Kabur Setelah Kendaraannya Melindas Gadis 20 Tahun Hingga Tewas di Jalur Pantura Semarang

Baca juga: Hujan Semalam, Teras Rumah Milik Warga Lempongsari Semarang Ini Ambles Sedalam Sekitar 3 Meter

"Doakan semoga kendaraan yang terlibat tersebut lekas kami ungkap," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, kurang dari 24 jam dua kecelakaan lalu lintas terjadi di Kota Semarang hingga merenggut dua nyawa anak muda masing-masing warga Magelang dan Kendal.

AKBP Yuswanto menerangkan, kejadian kecelakaan pertama di Jalan Anton Soejarwo depan Gapura Gang Mangga Kota Semarang, Kamis (15/10/2020) sekira pukul 21.45 WIB.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha SE 88 bernopol AA 5237 HG dengan kendaraan yang belum diketahui.

Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan tewas seketika. Mayat korban dibawa ke RSUP Dr. Kariadi Kota Semarang.

"Identitas korban Anwari berstatus mahasiswa warga Sriyasan Borobudur Kabupaten Magelang," katanya saat dihubungi Tribun-Pantura.com, Jumat (16/10/2020).

Untuk kronologi, lanjut Kasatlantas, korban melaju dari arah utara atau Pudak Payung menuju kearah selatan atau Banyumanik.

Halaman
12
Penulis: iwan Arifianto
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved