Breaking News:

Penanganan Corona

Satu Pedagang Meninggal Diduga Covid-19, Pasar Pringapus Kabupaten Semarang Ditutup 3 Hari

Aktivitas perdagangan di Pasar Pringapus Kabupaten Semarang terpaksa ditutup sementara.

Tribun-Pantura.com/ M Nafiul Haris
Suasana Pasar Pringapus Kabupaten Semarang terlihat sepi pasca satu orang pedagang meninggal diduga Covid-19, Jumat. 

TRIBUN-PANTURA.COM, UNGARAN-Aktivitas perdagangan di Pasar Pringapus Kabupaten Semarang terpaksa ditutup sementara.

Penutupan pasar tersebut lantaran seorang pedagang meninggal dunia diduga terpapar virus Corona (Covid-19).

Kepala Pasar Pringapus Santosa mengatakan pedagang yang meninggal dunia diduga terjangkit Covid-19 berjenis kelamin laki-laki.

"Pedagang itu selama ini berjualan pakaian pada salah satu kios di Pasar Pringapus."

Baca juga: Pemotor Meninggal Usai di Dekat Transmart Banyumanik Semalam Diduga Korban Tabrak Lari

Baca juga: Warga Tertib Protokol Kesehatan di Kota Semarang Diberi Vitamin Gratis

Baca juga: Update Virus Corona Kabupaten Tegal 16 Oktober, Bertambah 63 Orang Dua Meninggal

"Karena meninggalnya diduga Covid-19 sementara pasar kami tutup mulai hari ini 16-18 Oktober 2020," terangnya kepada Tribunjateng.com, di lokasi Jumat (16/10/2020)

Menurut Santosa, penutupan pasar itu sesuai prosedur protokol kesehatan virus Corona. Selama tidak ada aktivitas jual beli seluruh areal pasar akan disemprot menggunakan cairkan disinfektan secara berkala.

Ia menambahkan, pasca penutupan pasar sebanyak 6 orang pedagang yang diduga kontak erat dengan pedagang meninggal telah dilakukan tes swabe.

"Sebelum penutupan tadi malam seluruh areal pasar juga disemprot menggunakan cairan disinfektan. Ini bentuk pencegahan agar tidak terjadi penularan," katanya.

Baca juga: Jadwal Samsat Keliling Kajen Kabupaten Pekalongan Hari Ini, Jumat 16 Oktober 2020

Baca juga: Berikut Prakiraan Cuaca BMKG di Pekalongan Raya, Jumat 16 Oktober 2020

Baca juga: Jadwal Samsat Keliling Kabupaten Tegal Hari Ini, Jumat 16 Oktober 2020 Ada di Tiga Lokasi.

Santosa menjelaskan, selama ini Pasar Pringapus menyediakan barang kebutuhan masyarakat seperti pakaian, jajanan, sembako dan makanan siap dikonsumsi.

Santosa mengungkapkan, total luas areal pasar seluas 60x60 meter dengan jumlah pedagang sebanyak 202 orang rata-rata berasal dari wilayah tidak jauh dari Kelurahan Pringapus.

"Kalau nanti hasil swab keluar dan dinyatakan positif Corona kami belum tahu melakukan apa. Yang jelas akan berkoordinasi dengan instansi terkait," ujarnya (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved