Breaking News:

Berita Blora

Pasangan Lansia di Blora Meninggal Bersama, Kesetrum Listrik Jebakan Tikus di Sawah

Pasangan Lansia di Blora Meninggal Bersama, Kesetrum Listrik Jebakan Tikus di Sawah

tribunnews.com
Ilustrasi jenazah korban tersengat listrik jebakan tikus - Pasangan lansia di Blora meninggal bersama setelah tersengat listrik jebakan tikus di sawah mereka. 

TRIBUNPANTURA.COM, BLORA - Pasangan lanjut usia (lansia) Jamal (60) dan istrinya Lani (55) meninggal bersama setelah kesetrum aliran listrik jebakan tikus di sawah mereka.

Kejadian tersebut terjadi di Dukuh Peting, Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Blora.

Kasatreskrim Polres Blora, AKP Setiyanto mengatakan, jasad pasangan suami istri tersebut kali pertama ditemukan oleh menantunya pada Jumat (16/10/2020) malam.

Baca juga: 24 Nyawa Melayang Terkena Jebakan Tikus Listrik, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Baca juga: Pollycarpus Eks Terpidana Kasus Pembunuhan Munir Meninggal, setelah 16 Dirawat karena Covid-19

Baca juga: Pura-pura Pinjam Hp Anak 12 Tahun untuk Hubungi Polisi, Pemuda Blora Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Baca juga: Ronaldo Ribut dengan Menteri Olahraga Italia, Ini yang Dilakukan Presiden Juventus

Akibat kesetrum, korban mengalami luka bakar di bagian tangan kanan.

Menurur Setiyanto, pasangan suami istri tersebut sebelumnya berangkat ke sawah pada pukul 15.30 WIB di hari yang sama. Keduanya juga pamit kepada keluarga.

Namun, sampai malam keduanya tak kunjung pulang, akhirnya menantunya menyusul ke sawah.

"Saat sampai di sawah, menantunya melihat jasad mertuanya yang sudah tergeletak di pinggir sawah yang ditanami padi," ujar Setiyanto, Sabtu (17/10/2020).

Menurut Setiyanto, aliran listrik yang digunakan untuk jebakan tikus itu dipasang sendiri oleh korban.

Sebab, hama tikus di wilayah tersebut cukup meresahkan.

Kejadian tersebut, lanjut Setiyanto, murni kecelakaan akibat memegang kawat beraliran listrik.

Hal itu diperkuat dari pemeriksaan yang tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan di kedua jasad korban.

"Setelah itu, petugas bersama warga mengevakuasi jasad korban untuk diserahkan kepada keluarga," ucapnya.

Setiyanto mengimbau, agar masyarakat tidak menggunakan listrik untuk menjebak tikus di sawah. Sebab, hal itu bisa membahayakan diri sendiri. (*)

Baca juga: 75 Desa di Blora Alami Krisis Air Bersih, BPBD: Diprediksi akan Ada 170 Desa Dilanda Kekeringan

Baca juga: Konsumsi Narkoba di Jateng Meningkat selama Masa Pandemi, BNN: Banyak Orang Stres

Baca juga: Avanza Seruduk 3 Beton Pembatas Jalan di Kota Tegal hingga Roboh, Polisi: Sopirnya Kami Buru

Baca juga: Rp400 Juta Hilang dari Rekening setelah 7 Menit Ganti Nomor Hp, Dokter Gigi di Surabaya Gugat Bank

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved