Breaking News:

Berita Regional

Heboh, Nelayan Maluku Temukan Bayi Hiu Bermata Satu: Seperti Dajjal, Pernah Terjadi di Meksiko

Heboh, Nelayan Maluku Temukan Bayi Hiu Bermata Satu: Seperti Dajjal, Hal Serupa Pernah Terjadi di Meksiko

Editor: yayan isro roziki
Dadang Pattikaloba
Bayi hiu bermata satu ditemukan nelayan di Dusun Jarukin, Desa Maekor, Kecamatan Aru Selatan Utara, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, 11 Oktober 2020 dua pekan lalu. Penemuan bayi ikan hiu itu sempat menggegerkan warga setempat. 

TRIBUNPANTURA.COM - Nelayan Maluku menemukan seekor bayi hiu bermata satu, yang diyakini sebagai pertanda, seperti Dajjal, kata warga setempat.

Penemuan serupa pernah terjadi di Meksiko pada 2011 silam.

Warga Dusun Jarukin, Desa Maekor, Kecamatan Aru Selatan Utara, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, digegerkan dengan penemuan seekor bayi hiu bermata satu yang dinilai mirip dengan mata manusia.

Bayi hiu bermata satu itu ditemukan memiliki ukuran panjang sekitar 30 sentimeter dengan motif berwarna putih cerah.

Baca juga: Begini Cara Mendapatkan BLT UMKM Rp2,4 Juta dari Kemenkop dan Cara Mengeceknya

Baca juga: Pengacara Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Kasus Pembunuhan, Coba Kabur Lompati Pagar Gereja

Baca juga: Pegawasi Puskesmas Marganada Tegal Meninggal karena Covid-19, Pelayanan Dialihkan ke Tempat Ini

Baca juga: Gadis Disabiltas Korban Perkosaan di Blora Hamil, Keluarga Lapor Polisi, Tetangga Curigai Ini

Bayi hiu tersebut ditemukan oleh salah satu nelayan setempat bernama Juman Selfara setelah ia membelah perut ikan hiu yang ia tangkap saat melaut di peraiaran desa tersebut pada dua pekan yang lalu.

Penemuan bayi hiu bermata manusia itu pun sontak membuat warga di sejumlah desa di kecamatan tersebut heboh.

Warga kemudian berbondong-bondong mendatangi rumah Juman untuk melihat dari dekat kejadian tersebut.

Dadang Pattikaloba, menantu dari Juman Selfara menuturkan, awalnya mertuanya itu menemukan induk hiu itu terjerat jaring saat melaut di desa pantai tersebut pada 11 Oktober 2020 lalu.

Induk hiu itu lalu dibawa pulang ke kampung dan dibelah.

“Saat perut ikan hiu itu dibelah ternyata ada empat ekor bayi ikan hiu di dalam, kebetulan ada seorang anak melihat perut hiu itu dibelah."

"Dan dia memberi tahu kepada mertua saya ada satu lagi dan ternyata benar jadi semua ada lima ekor,” kata Dadang, kepada Kompas.com, via telepon seluler, Rabu (21/10/2020).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved