Breaking News:

Berita Kriminal

Istri Polisi Tipu Belasan Emak-emak Rp200 Juta, Modus Arisan Online, Terancam 10 Tahun Penjara

Istri Polisi Tipu Belasan Emak-emak Rp200 Juta, Modus Arisan Online, Terancam 10 Tahun Penjara

Istimewa/net
Ilustrasi penjara - Istri polisi di calon ibu kota baru Indonesia, Kabupaten Penajam Paser Utara, terlibat penipuan dengan modus investasi dan arisan online. Belasa emak-emak mengaku sebagai korban dengan kerugian hingga Rp200 juta. 

TRIBUNPANTURA.COM – Kasus iming-iming investasi singkat dengan hasil besar kembali menelan korban.

Seorang istri polisi di calon ibu kota baru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, YT (34) ditetapkan kasus investasi bodong dan arisan online.

Dalam aksinya, pelaku mengiming-imingi belasan emak-emak yang akan berinvestasi dengan bunga besar.

Baca juga: Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Narkoba, Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak hingga Terancam Hukuman Mati

Baca juga: Denda Pelanggar Protokol Kesehatan selama PSBB di Jakarta Capai Rp4,9 Miliar, Untuk Apa?

Baca juga: Layangan Nyangkut Pesawat Citilink di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, GM: Sangat Membahayakan

Baca juga: Presiden UFC Kagum Lihat Teknik Kuncian Khabib Nurmagomedov: Oh Tuhan, Luar Biasa

“Pelaku menjanjikan investasi dengan bunga besar dan arisan online tapi semuanya fiktif,” ungkap Kasat Reskrim Polres PPU, Iptu Dian Kusnawan saat dihubungi Kompas.com, Minggu (25/10/2020).

Dian mengatakan, sudah 17 emak-emak yang melapor ke Polres PPU terkait arisan dan investasi bodong tersebut.

Dari 17 laporan tersebut, korban masing-masing menunjukan bukti setoran dengan nilai uang bervariasi.

“Jika ditotal semua kerugian berkisar Rp200 juta dari semua pelapor itu,” terang dia.

Dian meminta kepada para korban yang mengalami hal serupa agar melapor ke Polres PPU dengan membawa bukti-bukti setoran uang.

Modus pelaku mengiming-imingi korban dengan istilah uang besar melalui arisan online dan investasi sekali bayar.

Untuk investasi, pelaku menjanjikan bunga 100 sampai 200 persen dalam waktu singkat.

Pelaku meyakinkan korban dengan mempublikasi nama-nama member yang dananya telah dicairkan melalui media sosial Facebook sehingga terkesan transparan.

Praktik culas ini telah dijalani pelaku sejak 2019 lalu.

Saat ini, tersangka YT ditahan di Mapolres PPU.

Dia dikenakan Pasal 28 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 378 KHUP tentang tindak pidana penipuan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Baca juga: Knalpot Motor Adiknya Bersuara Bising, Anggota DPRD Ini Dibacok Tetangga, Begini Kronologinya

Baca juga: Ribut di Warung Tuak, Oknum Perwira Polisi Todongkan Pistol ke Kepala Warga: Kau Nak Mati?

Baca juga: 5 Demonstran Penolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jember Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD

Baca juga: Oknum Perwira Polisi Ditembak, Dipecat dan Disebut Penghianat Bangsa, Kapolda Riau: Coreng Polri

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved