Berita Pekalongan
3 Alat Peringatan Dini Bencana di Kabupaten Pekalongan Rusak
Tiga alat peringatan dini atau Early Warning Sistem (EWS) yang terpasang di zona merah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah rusak.
TRIBUN-PANTURA.COM, KAJEN - Tiga alat peringatan dini atau Early Warning Sistem (EWS) yang terpasang di zona merah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah rusak.
Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo, saat dihubungi Tribunjateng.com mengatakan ada tujuh alat untuk mendeteksi ancaman tanah gerak dan longsor di Kabupaten Pekalongan.
"Dari tujuh yang terpasang di titik-titik rawan longsor, ada 3 alat EWS rusak. 3 alat tersebut berada di Kecamatan Kandangserang," kata Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan budi, Kamis (29/10/2020).
Baca juga: Peringati Maulid Nabi, Wawali Tegal Jumadi Ajak Masyarakat Perbanyak Zikir dan Doa di Masa Pandemi
Baca juga: Tak Terhalang Usia, Pasangan Berumur Kepala Lima Ini Touring Jawa - Sumatra Mengendarai Motor
Baca juga: Berikut Lokasi Rawan Banjir dan Longsor di Kabupaten Pekalongan
Menurut Budi, kerusakan alat-alat EWS itu bermacam-macam di antaranya faktor alam.
"Semua alat EWS bantuan dari provinsi dan satu buah alat tersebut harganya sangat mahal sekali," ujarnya.
Pihaknya mengungkapkan, tujuh EWS terpasang di Desa Curugmuncar, Kecamatan Petungkriyono, Desa Kaliombo dan Desa Werdi di Kecamatan Paninggaran, serta Desa Bojongkoneng, Desa Luragung, dan Desa Wangkelang di Kecamatan Kandangserang.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menghadapi musim hujan seperti ini, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, menjaga kebersihan, dan jangan membuang sampah sembarangan," ungkapnya. (Dro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/kepala-bpbd-kabupaten-pekalongan-budi-raharjo.jpg)