Rabu, 22 April 2026

Berita Pekalongan

3 Alat Peringatan Dini Bencana di Kabupaten Pekalongan Rusak

Tiga alat peringatan dini atau Early Warning Sistem (EWS) yang terpasang di zona merah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah rusak.

Editor: Rival Almanaf
Tribun-pantura.com/ Indra Dwi Purnomo
Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo 

TRIBUN-PANTURA.COM, KAJEN - Tiga alat peringatan dini atau Early Warning Sistem (EWS) yang terpasang di zona merah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah rusak.

Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo, saat dihubungi Tribunjateng.com mengatakan ada tujuh alat untuk mendeteksi ancaman tanah gerak dan longsor di Kabupaten Pekalongan.

"Dari tujuh yang terpasang di titik-titik rawan longsor, ada 3 alat EWS rusak. 3 alat tersebut berada di Kecamatan Kandangserang," kata Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan budi, Kamis (29/10/2020).

Baca juga: Peringati Maulid Nabi, Wawali Tegal Jumadi Ajak Masyarakat Perbanyak Zikir dan Doa di Masa Pandemi

Baca juga: Tak Terhalang Usia, Pasangan Berumur Kepala Lima Ini Touring Jawa - Sumatra Mengendarai Motor

Baca juga: Berikut Lokasi Rawan Banjir dan Longsor di Kabupaten Pekalongan

Menurut Budi, kerusakan alat-alat EWS itu bermacam-macam di antaranya faktor alam.

"Semua alat EWS bantuan dari provinsi dan satu buah alat tersebut harganya sangat mahal sekali," ujarnya.

Pihaknya mengungkapkan, tujuh EWS terpasang di Desa Curugmuncar, Kecamatan Petungkriyono, Desa Kaliombo dan Desa Werdi di Kecamatan Paninggaran, serta Desa Bojongkoneng, Desa Luragung, dan Desa Wangkelang di Kecamatan Kandangserang.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menghadapi musim hujan seperti ini, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, menjaga kebersihan, dan jangan membuang sampah sembarangan," ungkapnya. (Dro)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved