Berita Regional

Karyawati SPBU Dikabarkan Tewas Kecelakaan, Tubuh Penuh Luka Keluarga Menduga Korban Pembunuhan

Karyawati SPBU Dikabarkan Tewas Kecelakaan, Tubuh Penuh Luka Keluarga Menduga Korban Pembunuhan

Istimewa/net
Ilustrasi olah tempat kejadian perkara (TKP) - Seorang karyawati SPBU di NTT ditemukan tewas tergeletak di pinggir jalan. Semula ia dikabarkan korban kecelakaan, namun keluarga menduga karyawati tersebut korban pembunuhan. 

TRIBUNPANTURA.COM - Seorang karyawati Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Berdy Susanti Gabriel (30) ditemukan tergeletak di pinggir jalan, Senin (26/10/2020) tengah malam.

Semula, ia dikabarkan menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Namun keluarga Berdy merasa janggal dan menduga korban dibunuh orang tak dikenal.

Baca juga: Terekam CCTV, Pria Berpeci Gotong Kotak Amal Masjid di Tegal, Sempat Lakukan Ini Sebeluum Beraksi

Baca juga: Begini Cara Urus SKU untuk Dapatkan Banpres Produktif Senilai Rp2,4 Juta, Gratis!

Baca juga: 150 Rumah Hangus Terbakar di Kotabaru, Api Diduga Berasal dari Bangunan Kosong, Polisi Ungkap Ini

Baca juga: Covid-19 Klaster Pilkada di Purbalingga Meluas: Paslon, Timses hingga Petugas KPU Terinfeksi Corona

"Keluarga Berdy kemudian membuat laporan polisi terkait kasus pembunuhan di Polsek Alak, Selasa (27/10/2020) melalui laporan polisi nomor: LP/B/ 217/X/2020," ungkap Kapolsek Alak AKP Tatang P Panjaitan, kepada sejumlah wartawan, Jumat (30/10/2020) malam.

Tatang menuturkan, kasus dugaan pembunuhan ini dilaporkan Johny Christian Adoe (24), karyawan BUMN yang juga warga RT 003 RW 001, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang ke Polsek Alak.

Berdy Susanti Gabriel diketahui merupakan warga RT 002 RW 001, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Jenazah wanita malang itu ditemukan tewas di Jalan Baru, Kampung Lama, Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Johny Christian Adoe mendapat telepon dari pacar Berdy, kalau Berdy meninggal dunia karena mengalami kecelakaan di Jalan Baru, Kampung Lama.

Usai menerima telepon, Johny lalu mendatangi RS AL untuk melihat keadaan kondisi Berdy.

Melihat kondisi sepeda motor Berdy yang tidak ada kerusakan dan terdapat luka di tubuh korban, Johny lalau melapor ke Polsek Alak.

Aparat keamanan Unit Laka Sat Lantas Polres Kupang Kota dipimpin Kanit Laka, Ipda Ikun Sally ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Mengingat situasi di lokasi kejadian gelap dan tidak didukung oleh penerangan yang baik, maka olah TKP lanjutan dilaksanakan pada Selasa (27/10/2020).

Jenasah Berdy kemudian dibawa ke ruangan jenasah RS Bhayangkara Titus Uly Kupang untu dilakukan otopsi oleh Bidokes Polda NTT.

Tatang menuturkan, jenazah Berdy pertama kali ditemukan Wahyudi (28), pedagang yang juga warga RT 003 RW 001, Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved