Berita Otomotif

Pelat Nomor Kendaraan Tak Bisa Dibikin Seenaknya, Sudah Ada Ketentuannya, Bagaimana untuk Moge?

Pelat Nomor Kendaraan Tak Bisa Dibikin Seenaknya, Sudah Ada Ketentuannya, Bagaimana untuk Moge?

Istimewa/net
Ilustrasi berbagai macam pelat nomor kendaraan bermotor. Bagaimana aturan dan ketentuan bikin serta pemasangan pelat nomor kendaraan? 

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Penggunaan pelat nomor kendaraan bermotor roda dua ataupun roda empat, telah diatur dalam perundangan-undangan.

Yakni harus memuat kode wilayah, nomor registrasi, dan masa berlaku.

Juga harus memenuhi syarat bentuk pelat nomor, ukuran, bahan, warna, dan cara pemasangan.

Baca juga: Begini Cara Dapatkan Token Listrik Gratis November 2020 Melalui Website PLN maupun WhatsApp

Baca juga: Udinese vs AC Milan: Ibrahimovic Samai Rekornya 8 Tahun Lalu, Cetak Gol 6 Pertandingan Berturut

Baca juga: Ketua Rombongan Moge Pengeroyok Anggota TNI Mantan Pangkostrad, Djamari Chaniago: Itu Soal Kecil

Baca juga: Tottenham vs Brighton: Bawa Hotspur Menang, Bale & Kane Sama-sama Cetak Gol ke-199, Ini Rinciannya

Hal itu sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pemilik kendaraan bermotor tidak bisa seenaknya membuat pelat nomor sendiri.

Terlebih bentuknya nyeleneh, misalkan segitiga atau lingkaran.

Termasuk dalam pemasangan, pelat nomor harus dipasang di tempat yang dapat dilihat pengguna jalan lainnya.

Kasatlantas Polres Tegal Kota, AKP Irianto Budi Tjahjono mengatakan, masyarakat tidak bisa membuat pelat nomor seenaknya.

Aturannya sudah jelas, ukuran pelat nomor, jenis huruf, hingga warna.

Jika tidak sesuai, maka akan ditilang oleh petugas kepolisian.

"Semua sudah diatur oleh undang-undang. Sudah ada standarnya."

"Di luar itu berarti tidak sesuai ketentuan."

"Tidak boleh masyarakat membuat pelat nomor yang aneh, seperti bentuknya segitiga atau lingkaran," kata AKP Irianto kepada tribunpantura.com, Senin (2/11/2020).

AKP Irianto mengatakan, undang-undang juga sudah mengatur tempat pemasangan pelat nomor.

Pelat nomor harus dipasang di depan dan belakang kendaraan bermotor.

Tidak bisa pelat nomor dipasang di samping kendaraan atau di bawah kendaraan.

Menurut AKP Irianto, pemasangan depan belakang itu tujuannya agar pengguna jalan lain bisa melihat dengan jelas nomornya.

Jadi semisal ada tabrak lari, kendaraan tersebut dapat diketahui.

Ia mengatakan, sementara untuk sepeda motor gede atau moge yang tidak ada tempat pemasangan pelat nomor, yang terpenting bisa dilihat.

"Untuk moge, kelihatan apa tidak. Kalau tidak kelihatan ya tetap ditilang. Yang penting terlihat," jelasnya. (fba)

Baca juga: KPU Kabupaten Pekalongan Petakan Daerah Rawan Bencana saat Pencoblosan: Bisa Jadi Penghambat

Baca juga: Berdalih Beli Daun Teh Pria 58 Tahun Cabuli Gadis ABG di Pekalongan, Pelaku Ditangkap Warga

Baca juga: Puncak Arus Balik, Lalu Lintas Kendaraan di Klonengan Kabupaten Tegal Terpantau Ramai Lancar

Baca juga: Bahkan Pak Dokter Pun Tertipu, Ingin Kaya Mendadak Beli Lampu Aladdin Seharga Rp4,8 Miliar

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved