Breaking News:

Berita Viral

Viral Remaja Pemulung Baca Al Quran di Emperan Toko, Ternyata Sedang Mencari Ibunya ke Berbagai Kota

Di balik viralnya sebuah foto remaja pemulung yang tengah membaca Al Quran di emperan toko ternyata menyimpan kisah menyayat hati.

Editor: Rival Almanaf
Viral Remaja Pemulung Baca Al Quran di Emperan Toko, Ternyata Sedang Mencari Ibunya ke Berbagai Kota
Istimewa
Tangkapan layar foto viral seorang remaja pemulung membaca Al Quran di emperan toko di Bandung

"Biasanya minta karung ukuran besar, terus pergi lagi entah ke mana," kata Mak Uti.

Mak Uti menuturkan, kebiasaan Akbar ini dilakukan sejak ia putus sekolah di kelas IV sekolah dasar.

Saat itu, Akbar pergi dari rumah untuk mencari ibu yang meninggalkannya sejak usia 8 bulan.

"Ayahnya ada, sudah menikah lagi, dulu juga sempat tinggal sama ayahnya, tapi tidak betah, terus tinggal di sini (bersama Mak Uti)," katanya.

Jika Akbar sudah pergi dari rumah, menurut Mak Uti, bisa berbulan-bulan lamanya.

Namun, saat Hari Raya Idul Fitri, Akbar biasanya pulang ke rumah untuk ber-Lebaran.

"Dulu mah ngamen di jalanan, sekarang jadi pemulung di jalanan," katanya.

Akbar sendiri mengaku, sebelum fotonya viral, ia berangkat dari Garut ke Bandung dengan berjalan kaki.

Selama di jalan, ia memulung barang bekas yang ditemuinya dan dijual sebagai bekal hidup.

"Biasanya tidur di masjid atau di tempat yang nyaman, empat hari sampai Bandung," katanya.

Akbar mengaku, membaca Al Quran memang telah menjadi kebiasaannya selama hidup di jalanan.

Sebab, itu adalah amanat dari ayah serta kakek dan neneknya.

Menurut Akbar, kebiasan itulah yang menjaga dirinya selamat hidup di jalanan.

"Pesan emak (nenek) sama ayah cuma shalat lima waktu dan baca Al Quran," katanya.

Uti yang sehari-hari mengandalkan hidup dari pemberian anak-anaknya mengakui, ia tidak bisa menghalangi Akbar pergi hidup di jalanan.

Sebab, memang keinginan Akbar begitu keras untuk mencari ibu kandungnya.

"Saya mah hanya titip jaga lima waktu (shalat), ngaji, dan jangan panjang tangan (mencuri)," katanya.

Akbar sendiri mengaku memang tidak betah di rumah, termasuk rumah tempat tinggal ayahnya yang tidak jauh dari rumah kakek dan neneknya.

Baca juga: Pemkot Solo Siapkan Venue Latihan Tim Piala Dunia U 20

Baca juga: Sinopsis Film 28 Days Later, Wabah Zombie dengan Sudut Pandang Britania, Tayang di Netflix

Baca juga: Bunda Maya Dibunuh Pria Asal Bogor yang Tidak Terima Ditagih Bayar Hutang

Baca juga: Polisi Terjunkan 250 Personel pada Debat Perdana Putra Presiden vs Tukang Jahit di Pilwakot Solo

Setelah bertahun-tahun mencari ibunya, Akbar pun saat ini seperti putus asa dan tidak lagi berharap bisa bertemu perempuan yang melahirkannya itu.

"Enggak mau (ketemu ibu), biarin aja kalau memang dia mau ketemu ya datang ke sini," katanya.

Selama lebih dari lima tahun hidup di jalanan, Akbar mengaku sudah pernah pergi sampai ke Jawa Tengah dan Lampung.

Selama itu, ia selalu sendiri dan hanya berbekal sebuah sarung, baju yang dipakainya, dan Al Quran. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved