Penanganan Corona

Kecamatan Slawi Tidak akan Terapkan PSBB Meski Ditetapkan Sebagai Zona Merah Covid-19

Dari 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tegal, 8 di antaranya masuk kategori zona merah Covid-19.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Rival Almanaf
Tribun-Pantura.com/ Desta
Ilustrasi wilayah Kecamatan Slawi.  

TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Dari 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tegal, 8 di antaranya masuk kategori zona merah Covid-19.

Sedangkan 10 lainnya masuk dalam kategori zona orange dan kuning.

Dari 8 Kecamatan yang masuk kategori zona merah, satu di antaranya yaitu wilayah Kecamatan Slawi.

Baca juga: Sekitar 75 Persen Bangunan Pasar Weleri Terbakar, Labfor Polda Jateng Teliti Penyebabnya

Baca juga: Bupati Blora Dilaporkan ke Bawaslu, Diduga Bagikan Paket Sembako Bergambar Istrinya

Baca juga: Ada Dugaan Pasar Weleri Terbakar karena Korsleting Listrik, Polisi: Kami Tak Mau Berspekulasi

Baca juga: Bupati Tegal Lantik 52 Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU, Komisi IX DPR RI: Tingkatkan Kualitas Diri

Hal ini dikarenakan, setiap minggunya di wilayah tersebut ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Meski sudah masuk kategori zona merah, namun menurut Kepala Dinkes Kabupaten Tegal, Hendadi Setiadji, belum ada rencana untuk melakukan lockdown wilayah.

Hendadi berpendapat, paling utama semua yang  terkonfirmasi positif Covid-19 harus melakukan isolasi mandiri.

Sehingga jika semua dilakukan dengan baik, maka bisa menekan sumber penularan.

"Kecamatan Slawi masuk zona merah karena setiap minggunya ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19."

"Tapi kami belum ada rencana untuk melakukan lockdown atau sejenisnya."

"Terpenting jika ada kasus konfirmasi, harus ditracing kontak eratnya dan dilanjutkan dengan swab masal."

"Jika ada yang terkonfirmasi lagi harus melakukan isolasi mandiri, ini solusi paling efektif menurut saya," jelas Hendadi, pada Tribun-Pantura.com, Kamis (12/11/2020) kemarin.

Dikatakan, dari seluruh wilayah yang ada di Kecamatan Slawi, yang paling parah atau banyak ditemukan kasus konfirmasi Covid-19 yaitu di Kelurahan Pakembaran.

Sementara itu, Camat Slawi, Elliya Hidayah mengungkapkan, dari lima desa dan lima kelurahan yang masuk di wilayah Kecamatan Slawi secara keseluruhan terdapat kasus konfirmasi Covid-19.

Sesuai update terakhir pada Kamis (12/11/2020) kemarin, di Kecamatan Slawi terdapat penambahan 16 kasus baru konfirmasi positif Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved