Breaking News:

Penanganan Corona

7 Dokter di Kota Tegal Positif Covid-19, IDI: 1 Meninggal Dunia, 5 Isolasi Masih Mandiri

7 Dokter di Kota Tegal Positif Covid-19, IDI: 5 Isolasi Mandiri, 1 Meninggal Dunia, Satunya Sembuh

Istimewa
Ilustrasi proses pemakaman jenazah Covid-19 di pemakaman umum Kota Tegal. 

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Tim Mitigasi IDI mengumumkan, berdasarkan data terbaru, dari Maret hingga November 2020 ini, terdapat total 282 petugas medis dan kesehatan yang wafat akibat Covid-19.

Rinciannya terdiri dari 159 dokter dan 9 dokter gigi, serta 114 perawat.

Sementara itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tegal mencatat hingga saat ini tujuh dokter di Kota Tegal terkonfirmasi positif Covid-19 dengan 1 di antaranya meninggal dunia.

Baca juga: 282 Petugas Medis dan Kesehatan Wafat karena Covid, Tim Mitigasi IDI: Mereka adalah Pahlawan

Baca juga: Hasil UEFA Nations League: Inggris Tumbang Belgia di Kokoh Puncak, Italia dan Belanda Menang

Baca juga: Update Covid-19 Kabupaten Tegal: Bertambah 466 Kasus dan 26 Pasien Meninggal Dunia dalam Sebulan

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Tegal Terus Meningkat, Begini Permintaan IDI Kepada Masyarakat

"Sejak pandemi Covid-19 ada 7 dokter positif Covid-19. 1 di antaranya meninggal, 1 sembuh, dan 5 masih isolasi mandiri," kata Ketua IDI Kota Tegal dr. Said Baraba melalui sambungan telepon, Senin (16/11/2020).

Said mengatakan, meski sudah ada dokter yang terkonfirmasi positif, tak menyurutkan dokter lainnya untuk terus bekerja merawat pasien Covid-19.

"Jelas tak menyurutkan semangat teman-teman nakes, termasuk dokter yang lain untuk tetap mengabdi dan berjuang menangani Covid-19," kata Said.

Sementara itu, terkait melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Tegal, membuat IDI tak henti-hentinya mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk patuh protokol kesehatan.

"Sebenarnya kasus Covid-19 ini sudah sempat mengalami penurunan bermakna. Namun dalam minggu minggu ini kasusnya cukup mengalami peningkatan," kata Said.

Menurutnya, dengan adanya peningkatan kasus tentu akan membuat beban kerja tenaga kesehatan bertambah.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved