Breaking News:

Berita Seleb

Polisi Tolak Laporan Pendukung Rizieq Terhadap Nikita Mirzani, Ini Alasannya

Polisi Tolak Laporan Pendukung Rizieq Terhadap Nikita Mirzani, Ini Alasannya. Ketua FMPU Sofyan: akan Kami Perbaiki

Editor: yayan isro roziki
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Artis Nikita Mirzani saat menunggu persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2020). NIkita menjalani sidang putusan atas dugaan penganiayan kepada mantan suaminya Dipo Latief. 

TRIBUNPANTURA.COM, JAKARTA - Laporan organisasi yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Pecinta Ulama (FMPU) DKI Jakarta terhadap artis Nikita Mirzani soal dugaan ujaran kebencian ditolak Polda Metro Jaya, Senin (16/11/2020).

Nikita dilaporkan polisi karena komentarnya yang dinilai kurang pantas terkait kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia.

Perihal ditolaknya laporan terhadap Nikita Mirzani oleh kepolisian dibenarkan Ketua FMPU, Muhammaf Sofyan saat dihubungi, Senin.

Baca juga: Anies Tak Digubris Rizieq, Gubernur Jakarta Mengaku Sudah Beri Peringatan soal Larangan Berkerumun

Baca juga: Juru Parkir di Blora Ditemukan Tewas Tergeletak di Toilet Sekolah, Polisi: Diduga Hendak BAB

Baca juga: BREAKING NEWS: Direktur RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan Positif Covid-19

Baca juga: Suplai 20.000 Makser ke Acara Penikahan Anak Rizieq Tuai Pro-Kontra, Doni Monardi Bilang Begini

Menurutnya, karena laporan yang dibuat masih membutuhkan proses validasi dan dikaji untuk memenuhi unsur pornografi.

"Masih divalidasi dan dikaji untuk bukti-bukti indikasi ke pornografi," ujarnya.

Dengan demikian, kata Sofyan, pihaknya telah berupaya untuk menempuh jalur hukum untuk tidak berbuat kegaduhan di media sosial.

"Yang penting kita sudah berupaya hukum untuk membuat laporan tanpa membuat kegaduhan," ucapnya.

Komentari kepulangan Rizieq

Sebelumnya dilaporkan, FMPU DKI Jakarta akan melaporkan artis Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya, Senin (16/11/2020).

Laporan itu akan dilayangkan sehubungan dengan Nikita yang dinilai telah melakukan ujaran kebencian terhadap ulama, sebagaimana yang ramai belakangan ini.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved