Breaking News:

Penanganan Corona

Suplai 20.000 Makser ke Acara Penikahan Anak Rizieq Tuai Pro-Kontra, Doni Monardi Bilang Begini

Suplai 20.000 Makser ke Acara Penikahan Anak Rizieq Tuai Pro-Kontra, Doni Monardi Bilang Begini

Facebook/Martinus Young
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo. 

TRIBUNPANTURA.COM, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 justri memberikan 20.000 masker dan juga hand sanitizer ke Petambura, saat pimpinan FPI Rizieq Shihab, menikahkan putrinya, pada Sabtu (14/11/2020) kemarin.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta maaf kepada semua pihak atas pemberian masker ke Petamburan yang menuai pro dan kontra.

Permintaan maaf itu ia sampaikan dalam konferensi pers secara virtual dari Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Minggu (15/11/2020).

Baca juga: Ribuan Tamu Pernikahan Anak Rizieq Shihab Berdesakan, Tak Ada Jaga Jarak, Bagaimana Aturan PSBB?

Baca juga: Heroik, Petugas Damkar Kota Pekalongan Evakuasi Anak Kucing Terjepit Saluran Air

Baca juga: Hasil UEFA Nations League: Inggris Tumbang Belgia di Kokoh Puncak, Italia dan Belanda Menang

Baca juga: Di Pekanbaru Warga yang Meninggal Karena Covid-19 Ahli Waris Dapat Santunan Rp 15 Ribu

"Sekali lagi mohon maaf apabila langkah-langkah yang telah dilakukan ini mungkin banyak pihak yang kurang senang,” ujar Doni yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu.

Ia mengakui bahwa apa yang telah dilakukan demi menegakkan perlindungan kepada masyarakat dari penularan Covid-19 sempat menuai pro dan kontra.

Doni berharap fungsi peran serta tujuan pemberian masker itu dapat dipahami untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Ini semata-mata demi memberikan perlindungan terbaik kepada bangsa kita. Solus populi suprema lex, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” imbuhnya.

Di sisi lain, Doni menginginkan agar kerumunan tidak terulang kembali di tengah pandemi.

Ia menegaskan agar semua pihak tidak menyelenggarakan kegiatan yang menciptakan keramaian atau kerumunan.

Sebab, lanjut dia, kerumunan dapat berpotensi menimbulkan adanya penularan Covid-19 di tengah kerumunan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved