Breaking News:

Berita Kuliner

Ungker, Kepompong Ulat Jati Kuliner Ekstrim Khas Blora, Murmer Rp10.000 Per Ons, Berani Coba?

Ungker, Kepompong Ulat Jati Kuliner Ekstrim Khas Blora, Murmer Rp10.000 Per Ons, Berani Coba?

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Rifqi Gozali
Seorang penjaja kepompong ulat jati menunjukkan ungker di ruas jalan Blora-Cepu, Kamis (19/11/2020). 

TRIBUNPANTURA.COM, BLORA - Saat melintas di ruas Jalan Blora-Cepu akan menjumpai sejumlah kaum hawa di pinggir jalan.

Mereka menawarkan dagangan berupa kepompong ulat jati atau ungker.

Kepompong berwarna cokelat pekat sangat terkenal di Blora untuk dikonsumsi.

Ungker yang dibungkus daun jati, ditawarkan para penjaja seharga Rp10 ribu.

Baca juga: Menegangkan, Aksi Kejar-kejaran Pengedar Sabu dan Polisi di Purbalingga hingga Tabrak Pagar Rumah

Baca juga: Pelipatan Surat Suara Pilkada Blora 2020 Dimulai, KPU: Kami Targetkan Selesai dalam 4 Hari

Baca juga: Pemkot Tegal Jalin Kerjasama dengan Tokopedia, Dedy Yon: Buka Peluang Industri Kecil Menengah

Baca juga: Penuhi Panggilan Bawaslu, Bupati Blora Dicecar 20 Pertanyaan, Kokok: Jadi Itu Tidak Benar . . .

Dengan harga tersebut pembeli akan mendapatkan ungker sekitar satu ons.

Kesempatan untuk menikmati ungker hanya akan ditemui di awal musim hujan.

Sebab, saat itu daun jati bersemi bersamaan dengan ulat jati yang berkembang biak.

Satu di antara penjaja ungker yakni Sundari. Di awal musim hujan, ibu dua anak ini rutin mencari ungker untuk kemudian dijajakan di pinggir jalan Blora-Cepu.

Warga Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong itu mulai berburu ungker sekitar pukul 06.00 WIB.

Dia masuk ke hutan mencari pohon jati yang daunnya rusak karena dimakan ulat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved