Breaking News:

Berita Banjarnegara

Sebelum Ditemukan Tewas di Sungai Serayu Banjarnegara, Warga Malang Ini Sempat Tinggalkan Pesan

Warga Desa Klampok, Kecamatan Purwareja Klampok Banjarnegara sempat dikejutkan dengan penemuan mayat pria.

Istimewa
Evakuasi korban di Sungai Serayu, Klampok, Banjarnegara, (16/11/2020) (ist) 

TRIBUN-PANTURA.COM, BANJARNEGARA-Warga Desa Klampok, Kecamatan Purwareja Klampok Banjarnegara sempat dikejutkan dengan penemuan mayat pria di aliran Sungai Serayu, Dusun Kiringan Desa Klampok, Senin (16/11/2020).

Sebagian anggota tubuh korban bertato. 

Dari kartu identitas yang ditemukan, teridentifikasi korban bernama Agus Irawan (49), Desa Kasembon Rt 1 Rw 1 Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang, Jawa Timur. 

Baca juga: Jumlah Pasien Covid-19 Membengkak, Beberapa RS di Kabupaten Tegal Tambah Ruang Isolasi

Baca juga: 81 Orang Jalani Tes Swab, Pasar Suradadi Kabupaten Tegal Belum Ditetapka Sebagai Klaster Baru

Baca juga: 278 Karyawan di Kabupaten Pemalang Terkonfirmasi Covid-19

Baca juga: Jangan Mengadu ke Medsos, Lapor ke Petugas Bila Belum Dapat Bantuan

Berbekal identitas yang ditemukan, Polres Banjarnegara berkoordinasi dengan Kepolisian Malang, sesuai domisili pria itu.

Keluarga korban pun terlacak. 

"Malamnya itu, kita kawal pengantaran jenazah ke Polsek setempat dan keluarga, lanjut penguburan,"kata Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifianto melalui Kapolsek Klampok AKP Partono, Jumat (20/10/2020)

Dari hasil pemeriksaan Inafis Polri dan tim medis, tidak ditemukan tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana.

Luka di tubuh korban murni karena benturan bebatuan atau arus yang deras. 

Keluarga pun memutuskan tidak mempermasalahkan kematian korban.

Keluarga telah menandatangani surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi terhadap jasad korban. 

Korban, kata Partono, sengaja pergi meninggalkan rumah dan telah pamit kepada keluarganya di Kabupaten Malang karena diduga memiliki permasalahan.

Baca juga: Warga Delta Asri Mijen Masih Was-was Banjir Bandang Susulan

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Tegal Tembus Angka 1.000, Masih Didominasi Klaster Keluarga.

Baca juga: Tim Verifikasi Jateng Nilai TP PKK Kalinyamatwetan Kota Tegal

Baca juga: Bupati Mundjirin Sebut Kasus Corona di Kabupaten Semarang Tembus 1.900 Orang

Korban, kata Kapolsek, bahkan sempat menitipkan pesan kepada keluarga agar tidak mencarinya selama ia pergi.

 Ia meminta keluarganya untuk mengikhlaskannya.  

"Sudah menitipkan pesan agar tidak usah dicari, ikhlaskan saja,"katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved