Sabtu, 25 April 2026

Berita Kriminal

Warga Dibacok di Jalan Puspowarno Semarang, Dikejar dan Diancam Pakai Celurit

Peristiwa diduga pembegalan terjadi di Jalan Puspowarno Raya, Semarang Barat, Kota Semarang, Sabtu (28/11/2020) dini hari.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Warga menceritakan kronologi peristiwa diduga pembacokan kepada anggota New Tim Elang Polrestabes Semarang di Jalan Puspowarno Raya, Semarang Barat, Kota Semarang, Sabtu (28/11/2020) dini hari. 

TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - Peristiwa diduga pembegalan terjadi di Jalan Puspowarno Raya, Semarang Barat, Kota Semarang, Sabtu (28/11/2020) dini hari.

Kejadian itu melibatkan sejumlah remaja laki-laki yang keributannya berasal dari Jalan Pamularsih.

Dari informasi yang dihimpun, satu orang diduga sempat mengalami pembacokan dengan senjata tajam berupa celurit.

Lokasi tepatnya antara ujung Jalan Puspowarno Raya dari Jalan Pamularsih menuju ke arah sekitar depan F&B Inn Budget Hotel.

“Pertama, saya lihat ada orang berlari dikejar orang dari arah Pamularsih melewati depan hotel kami.

Kemudian ada pemotor juga yang lewat,” ungkap saksi mata seorang pegawai di Front Office hotel tersebut, Nanang Taufik.

“Saya dengar suaranya seperti orang berkelahi, setelah saya keluar mengecek ternyata ada yang bawa senjata tajam dan ada satu orang mengalami luka hingga berdarah.

Saya tidak lihat kenapa tapi sepertinya dibacok,” tambahnya.

Nanang mengatakan bahwa seorang yang mengalami luka di punggung tersebut merupakan pemotor yang sempat lewat dan diduga temannya yang dikejar tersebut.

“Kemungkinan mau menolong tapi malah dibacok,” kata Nanang.

Sementara itu, di ujung Jalan Puspowarno Raya ia melihat ada motor yang tergeletak yang diduga milik pembawa senjata tajam.

Terlihat juga orang lain yang kemudian melarikan diri.

“Korban minta tolong, lalu sejumlah warga yang dengar datang.

Yang bawa senjata tajam kabur pakai motor yang tergeletak itu.

Saya terus terang tidak berani mendekat saat itu karena ada senjata tajamnya.

Tapi kalau sejak awal saya tau pelaku merupakan begal saya sebenarnya bisa melempar batu atau yang lain,” ujar Nanang.

Ia mengatakn korban langsung dilarikan ke rumah sakit.

Sementara itu, teman korban menceritakan kepada anggota New Tim Elang Polrestabes Semarang yang saat itu datang usai mendapat laporan.

Dari video yang beredar di internet, teman korban menceritakan kepada Polisi bahwa sebelum kejadian ia membeli bensin di SPBU dan akan menuju ke arah Puri Anjasmoro melewati lokasi kejadian.

“Kami bertiga, saya berdua boncengan pakai beat dan teman saya motor sendiri.

Saya diancam mau dibacok.

Kula keweden (saya ketakutan).

Motor saya juga sempat jatuh.

Saya juga sempat lawan pakai ban dalam.

Ini (menunjuk aspal) darah teman saya. Luka di punggung dan kaki,” kata laki-laki tersebut saat bercerita kepada Polisi.

Ia mengatakan bahwa pelaku mengenakan kaus merah.

Pelaku menggunakan motor Supra X 125 warna hitam, sedangkan terlihat satu motor lagi diduga milik teman pelaku yakni matic yang belum diketahui mereknya.

Dari informasi yang dihimpun, korban dilarikan ke RSUP Kariadi Semarang.

Teman korban diarahkan untuk melapor ke Polrestabes Semarang tepatnya di Piket Reskrim.

Tribunjateng.com masih mencoba menelusuri dan mencari tahu nama dan alamat korban.

Pihak Humas Kariadi hingga kini masih belum merespon untuk mengonfirmasi adanya pasien tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Barat Kompol Iman Sudiyantoro mengatakan bahwa pihaknya kini tengah mendalami dan melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut.

Pihaknya masih belum dapat memastikan bahwa luka yang dialami korban merupakan luka bacok.

“Masih kita dalami, luka bukan luka bacok,” tuturnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (29/11/2020) pagi.

“Nanti ya, biar didalami Kanit Serse. Kita periksa saksi korban, dia mabuk. Jadi nanti biar didalami masalah kejelasan pernyataan korban dan peristiwanya,” pungkasnya. (tribunjateng/rez)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved