Breaking News:

Berita Olahraga

Presiden Jokowi Bubarkan 10 Lembaga, Yoyok Sukawi Senang BOPI dan BSANK Dihapuskan, Ini Alasannya

Presiden Jokowi Bubarkan 10 Lembaga, Yoyok Sukawi Senang BOPI dan BSANK Dihapuskan, Ini Alasannya

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: yayan isro roziki
Tribun Jatent
Anggota Komisi X DPR RI yang membidangi olahraga, Yoyok Sukawi, menyambut baik pembubaran BOPI dan BSANK oleh Presiden Jokowi. 

Yoyok Sukawi menyambut baik pembubaran BOPI dan BSANK. Keduanya termasuk dalam 10 lembaga yang dibubarkan Jokowi.

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Presiden Joko Widodo baru saja menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 112 tahun 2020 tentang pembubaran 10 lembaga negara yang ditandatangani pada 26 November 2020.

Kesepuluh lembaga negara tersebut adalah Dewan Riset Nasional, Dewan Ketahanan Pangan, Badan Pengembangan Wilayah Surabaya – Madura.

Lalu, Badan Standarisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan (BSANK), Komisi Pengawas Haji Indonesia, Komite Ekonomi dan Industri Nasional, Badan Pertimbangan Telekomunikasi, Komisi Nasional Lanjut Usia, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), dan Badan Regulasi Telekomunasi Indonesia.

Baca juga: Presiden Jokowi Teken Perpres Pembubaran 10 Lembaga Nonstruktural, Berikut Rinciannya

Baca juga: Keluarga Anggota Klub Moge Pengeroyok Prajurit TNI Mengaku Diteror: Rumah Saya Mau Dibakar

Baca juga: BRAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 10 Orang Tewas, Semua Penumpang Travel ke Pekalongan

Baca juga: Jokowi Soroti Kenaikan Drastis Kasus Covid-19 di Jateng dan Jakarta, Singgung Tugas Kepala Daerah

Dari sepuluh lembaga tersebut, ada dua hal yang terkait dengan olahraga yakni Badan Standariasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan (BSANK) dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Menurut anggota Komisi X DPR RI yang membidangi olahraga, A.S. Sukawijaya atau Yoyok Sukawi, langkah Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perpres tersebut sudah tepat.

Yoyok menganggap dengan adanya BOPI dan BSANK kerap membuat tumpang tindih antara standar di badan tersebut dan federasi keolahragaan.

“Sebagai anggota Komisi X tentu saya cukup mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang membubarkan dua lembaga negara terkait olahraga."

"Selama ini kan memang sering tumpang tindih dan membingungkan klub-klub olahraga yang ada di Indonesia,” kata Yoyok Sukawi dalam rilisnya, Minggu (29/11/2020) malam.

“Ini sebuah langkah penyederhanaan birokrasi yang memang harus dilakukan."

"Setelah ini, klub-klub akan lebih mudah menentukan langkah untuk menjadi lebih profesional dengan mengacu aturan yang ada di federasi atau organisasi induk masing-masing cabang olahraga,” imbuhnya.

Yoyok Sukawi juga mencontohkan bahwa selama ini di olahraga sepak bola ada dua standar penilaian antara BOPI dan PSSI yang menjadi induk olahraga sepak bola di Tanah Air.

“Kebetulan saya juga aktif di dunia sepak bola sehingga memang klub-klub ikutan bingung antara ikut arahan BOPI atau PSSI,” pungkas Yoyok Sukawi. (*)

Baca juga: Daftar 10 Kampus Terbaik Indonesia Versi QS World University Rankings, 1 PTS Ini Ikut Nangkring

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Tol Cipali, 10 Orang Tewas, Polisi: Gara-gara Tronton Berhenti Mendadak

Baca juga: Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rajiun, Istri Bupati Demak Meninggal Dunia di RS Telogorejo Semarang

Baca juga: Barcelona vs Osasuna: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou, Hormati Maradona Messi Dikartu Kuning

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved