Breaking News:

Berita Regional

Jenazah Pasien Covid-19 Tertukar di RSUD Bogor, Begini Upaya Pemerintah Agar Tidak Terulang

Kasus tertukarnya jenazah pasien Covid-19 yang dialami keluarga DF menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan rumah sakit.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Petugas membawa keluar jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 dari ruang isolasi RSUD Kota Bogor, Senin (11/5/2020). Mengutip laman covid19.kotabogor.go.id, tercatat Senin ini terdapat 246 PDP di Bogor, dengan 110 telah dinyatakan sembuh, 89 dalam perawatan RS, dan 47 meninggal dunia.(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO) 

TRIBUN-PANTURA.COM, BOGOR - Kasus tertukarnya jenazah pasien Covid-19 yang dialami keluarga DF menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Bogor, Jawa Barat.

DF menceritakan, kejadian pahit itu ia alami ketika jenazah sang ibu berinisial WT, yang meninggal akibat Covid-19, tertukar oleh jenazah seorang pria.

Warga asal Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor itu mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Rabu (30/12/2020), saat keluarga akan membawa jenazah WT untuk dikebumikan.

Baca juga: Penjual Pulsa Cabuli Gadis 13 Tahun di Tengah Kebun Sawit, Dihadapan Polisi Ngaku Pacaran

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Kabupaten Tegal Kembali Melonjak Rp 80 Ribu per Kilogram

Baca juga: 20 Anggota Polres Salatiga Terpapar Covid-19 Seorang Meninggal Dunia

Baca juga: BEM UI Soroti Pembubaran FPI, Namun Mereka Membantah Membela Ormas Islam Tersebut

DF mengatakan, awalnya pihak keluarga dilarang untuk melihat jenazah WT selama proses pemulasaran di rumah sakit. Keluarga pun pasrah dan harus menunggu selama 10 jam hingga peti jenazah siap dimasukkan ke dalam mobil ambulans.

DF mengaku, keluarga terus mendesak agar pihak rumah sakit mengizinkan jenazah WT untuk dilihat terakhir kalinya. Hal itu sekaligus untuk memastikan apakah jenazah yang ada di dalam peti adalah keluarganya atau bukan.

Namun setelah mendapat izin, alangkah kagetnya ternyata jenazah yang berada di dalam peti bukanlah almarhum ibunya.

Sontak, peristiwa tersebut membuat keluarga DF syok dan meradang dengan kelalaian rumah sakit.

"Keluarga mau lihat, tapi nggak boleh alasan ini-itu, ini-itu. Kita nggak mau, kita tetap maksa. Nggak tahu kenapa hati ini nggak enak. Pas dibuka itu ternyata jenazah cowok dan itu bukan keluarga dari kita," ucap DF, saat dikonfirmasi, Senin (4/1/2021).

"Saya tanya ke petugas, kamu bisa lihat nggak ini ada kumisnya. Sampai keluarga marah-marah. Sampai semua keluarga datang," sambung DF.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved