Breaking News:

Berita Slawi

Objek Wisata Guci Kabupaten Tegal Ditutup Sementara 3 Hari untuk Sterilisasi Lingkungan.l

Objek Wisata Pemandian Air Panas Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal, ditutup sementara selama tiga hari mulai tanggal 6-8 Januari 2021 (Rabu-Jumat).

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Rival Almanaf
Tribun-Pantura.com/ Desta
Simulasi dibukanya objek wisata Guci untuk umum sudah memasuki tahap keempat. 

TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Objek Wisata Pemandian Air Panas Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal, ditutup sementara selama tiga hari mulai tanggal 6-8 Januari 2021 (Rabu-Jumat).

Penutupan tersebut, sebagai tindaklanjut dari surat edaran Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, nomor: 556/005 tanggal 4 Januari 2021 lalu perihal rekomendasi penutupan sementara objek wisata Guci.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tegal, Saidno, saat dihubungi Tribun-Pantura.com Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Kasus Video Syurnya Sudah Mulai Jelas, Gisel Meminta Maaf Kepada Gading Marten

Baca juga: Ganjar Bolehkan Jatidiri Untuk Latihan PSIS U 20, Ini Jawabannya Jika untuk Kompetisi

Baca juga: Harga Emas Antam di Semarang Kamis 7 Januari 2020, Turun Rp 10 Ribu, Berikut Daftar Lengkapnya

Baca juga: Update Covid-19 di Kabupaten Tegal 7 Januari 2020, Bertambah 112 Kasus Baru Dalam 3 Hari

Dijelaskan, penutupan objek wisata Guci selama tiga hari untuk evaluasi penerapan protokol kesehatan, sterilisasi lokasi, pembersihan lingkungan, dan penyemprotan disinfektan di seluruh area wisata, mengingat pada libur Nataru kemarin jumlah pengunjung juga cukup banyak.

"Kami juga melakukan sosialisasi penerapan SOP bidang wisata di era New Normal. Iya, penutupan sudah belenagsung sejak Rabu kemarin dan Sabtu sudah mulai buka seperti biasa," kata Saidno, pada Tribunjateng.com, Kamis (7/1/2021).

Ditanya apakah ada lokasi lain yang juga ditutup untuk sterilisasi, Saidno menyebut hanya di objek wisata Guci saja. 

Karena dilihat dari jumlah pengunjung juga sangat banyak, sehingga dikhawatirkan terdapat banyak sampah yang tertinggal dan membuat lingkungan tidak sehat.

"Alhamdulillah di sektor wisata selama libur Nataru kemarin aman, lancar, dan terkendali. Prokes juga tetap dilaksanakan dengan baik, tidak hanya pengunjung tapi juga pengelola tempat wisata," ungkapnya.

Baca juga: Polisi Tetapkan Sopir Cacha Sherly Eks Trio Macan Sebagai Tersangka dalam Kecelakaan di Tol Ungaran

Baca juga: Hampir Setahun Virus Corona Menjangkiti Indonesia, Jokowi Sebut Kemungkinan Kebijakan Lockdown

Baca juga: Berikut Ini Perbedaan PSBB dan Pembatasan Masyarakat di Jawa Bali yang Baru Diumumkan

Baca juga: Berikut Prakiraan Cuaca BMKG di Pekalongan Raya, Kamis 7 Januari 2021

Adapun standar operasional prosedur (SOP) di tempat wisata selama masa pandemi Covid-19 di antaranya yaitu saat menerima tamu sejak di pintu masuk ada pengecekan suhu tubuh.

Setelah itu memastikan pengunjung menerapkan protokol kesehatan 3M seperti mengenakan masker.

Tujuannya supaya tidak ada yang terpapar Covid-19 dari klaster wisata.

"Penutupan full tidak ada pembagian waktunya. Jadi waktu penutupan full digunakan untuk penyemprotan disinfektan bersama satuan tugas Covid-19 Kabupaten Tegal dan pembersihan lingkungan. Sekaligus mengevaluasi prokes yang ada di Guci," tandasnya. (dta) 

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved