Breaking News:

Berita Pati

Viral Muda-mudi Berhubungan Intim di Waduk Gunungrowo Pati, Pemerintah Daerah Turun Tangan

Beberapa waktu lalu, beredar di media sosial Facebook dan WhatsApp, video maupun gambar perbuatan asusila yang dilakukan sepasang muda-mudi.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Deretan gazebo bambu di area Waduk Gunungrowo 

TRIBUN-PANTURA.COM, PATI - Beberapa waktu lalu, beredar di media sosial Facebook dan WhatsApp, video maupun gambar perbuatan asusila yang dilakukan sepasang muda-mudi di area Waduk Gunungrowo, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Pati.

Dalam video dan gambar tersebut, tampak dua orang remaja tengah berhubungan badan layaknya suami istri.

Mereka melakukan perbuatan asusila tersebut di gazebo bambu sebuah warung yang berada di area sekeliling waduk.

Baca juga: Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Kota Semarang Kamis 21 Januari 2021 Buka di Empat Lokasi

Baca juga: Beda Antara Waterspout dan Puting Beliung Hingga Penyebabnya, Fenomena Alam yang Viral di Wonogiri

Baca juga: Jadwal Samsat Keliling Kabupaten Kamis 21 Januari 2021 Ada di Tiga Lokasi

Baca juga: Hasil Liga Inggris: Manchester United Kembali ke Puncak Klasemen, City Menguntit di Belakang

Ditemui di kantornya, Rabu (20/1/2021), Camat Gembong Cipto Mangun Oneng mengatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti persoalan ini.

Ia telah mengumpulkan para pedagang yang berjualan di Waduk Gunungrowo, dan memberi mereka arahan untuk menghindari hal serupa terjadi lagi. 

“Kemarin saya sudah mengumpulkan setidaknya 65 pedagang di Balai Desa Sitiluhur. Mereka saya beri arahan dan edukasi, agar kejadian tindak asusila yang viral kemarin jadi yang pertama dan terakhir,” ungkap Cipto.

Ia memberi saran pada para pedagang agar menghilangkan sekat-sekat gazebo tempat mereka berjualan, sehingga tempat menjadi terbuka.

Dengan demikian, aktivitas pengunjung akan lebih mudah diawasi.

Baca juga: Tipu Warga Terdampak Jalan Tol soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditangkap Polisi

Baca juga: Calon Kapolri Listyo Sigit Sebut Polantas Tak Perlu Lagi Beri Tilang, Begini Penjelasannya

Baca juga: Heboh Paket Berisi King Kobra Hidup, Lepas di Dalam Mobil Ekspedisi, Dikirim dari Semarang

Baca juga: Marbot Masjid Cabuli 13 Bocah di Area Rumah Ibadah, Ditangkap Polisi di Cirebon

“Gazebo itu kan ada sekat penutupnya, saya minta dihilangkan sehingga mudah dilihat untuk umum,” kata dia.

Mengenai pelaku tindak asusila, Cipto tidak mengetahui identitas dan desa asal mereka. Namun, ia memperkirakan bahwa mereka masih di bawah umur.

Ia berharap, setelah ada pembenahan tempat di sekitar Waduk Gunungrowo, kejadian serupa tidak terjadi lagi. (mzk)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved