Breaking News:

Berita Pemalang

Antisipasi Harga Daging Sapi Kembali Melambung Tinggi, Ini yang Dilakukan Diskoperindag Pemalang

Antisipasi Harga Daging Sapi Kembali Melambung Tinggi, Ini yang Dilakukan Diskoperindag Pemalang

Penulis: budi susanto | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Budi Susanto
Peternak sapi menarik sapi yang akan dijual di Pasar Hewan Ternak Randudongkal Kabupaten Pemalang, Rabu (27/1/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, PEMALANG - Diskoperindag Kabupaten Pemalang beberapa waktu lalu melakukan pantauan harga daging sapi di sejumlah pasar. 

Hal itu dilakukan untuk mengecek harga daging sapi yang beberapa waktu lalu sempat mengalami kenaikan. 

Pantauan tersebut pun terus ditingkatan intensitasnya, bahkan menurut Kasi Distribusi dan Perlindungan Konsumen, Bidang Perdagangan, Diskoperindag Kabupaten Pemalang, Eko Wijayanto, kegiatan tersebut dilakukan setiap hari.

Baca juga: Harga Daging Sapi di Kabupaten Tegal Stabil Rp 120 Ribu per Kilogram

Baca juga: Ledakan Besar Guncang Ibu Kota Arab Saudi, Serangan Rudal MIliter, Sejumlah Penerbangan Ditunda

Baca juga: Bupati Tegal Lantik 154 Pejabat Fungsional, Umi Azizah: Hasil Seleksi CPNS 2018

Baca juga: Ali Lega Harga Daging Sapi di Pemalang Kembali Normal

Menurut Eko, harga daging sapi di Kabupaten Pemalang masih di angka normal. 

"Kisaran harga antara Rp115 ribu  hingga Rp120 ribu perkilogram. Harga tersebut masih relatif stabil," paparnya, Rabu (27/1/2021).

Dilanjutkannya, pantauan yang dilakukan setiap hari menyasar lima pasar di Kabupaten Pemalang

"Untuk wilayah kota patokannya Pasar Pemalang, sedangkan wilayah Pantura di Pasar Petarukan dan Comal, sedangkan wilayah Pemalang selatan ada Pasar Randudongkal dan Belik," jelasnya. 

Dikatakan Eko, apabila terjadi lonjakan harga, Diskoperindag akan segera berkoordinasi dengan Bulog perwakilan wilayah Tegal.

“Kami akan bekerjasama dengan Bulog untuk menggelar operasi pasar. Tujuannya untuk menyetabilkan harga," imbuhnya. 

Ditambahkannya, daging sapi yang digunakan pedagang di wilayah Pemalang biasanya daging sapi lokal. 

"Karena para pedagang biasa mengambil daging sapi dari Rumah Potong Hewan (RPH) Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, maupun RPH Pemalang," tambahnya. (bud)

Baca juga: Februari 2021, Exit Tol Bojong Pekalongan Akan Dibuka

Baca juga: Dalam 4 Jam Merapi Semburkan 14 Kali Awan Panas, Hujan Abu Turun di Boyolali

Baca juga: PPKM Perpanjangan di Kebumen, Objek Wisata Tutup Sampai 1 Februari 2021

Baca juga: Jokowi Minta Karantian Hingga RT / RW Meski Kebijakan Itu Dulu Sempat Dilarang

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved