Breaking News:

Berita Banyumas

Pesanan Peti Mati Jenazah Pasien Covid-19 di Banyumas Melonjak Tajam, Capai 150 Buah Per Bulan

Pesanan Peti Mati untuk Pasien Covid-19 di Banyumas Melonjak Tajam, Capai 150 Buah Per Bulan

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Permata Putra Sejati
Para pekerja pembuat peti mati di Purwokerto yang sedang mengecat peti mati khusus COVID-19, pada Rabu (27/1/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, PURWOKERTO - Kurang lebih sejak November 2020 pesanan peti mati khusus Covid-19 dari rumah sakit di Banyumas meningkat tajam. 

Pemilik usaha pembuatan peti mati asal Purwokerto, Rinto Gunawan, mengaku kewalahan menghadapi pesanan peti mati.

Ia bercerita jika kenaikannya bisa sangat tajam, dari yang awalnya hanya 20 peti mati per bulan, kini mencapai 150 peti per bulan.

Baca juga: Cukai Rokok 2020 Naik Tinggi, Peredaran Rokok Ilegal Meningkat, Kata Sri Mulyani: Ini Bagus . . .

Baca juga: Antisipasi Harga Daging Sapi Kembali Melambung Tinggi, Ini yang Dilakukan Diskoperindag Pemalang

Baca juga: Ledakan Besar Guncang Ibu Kota Arab Saudi, Serangan Rudal MIliter, Sejumlah Penerbangan Ditunda

Baca juga: Bupati Tegal Lantik 154 Pejabat Fungsional, Umi Azizah: Hasil Seleksi CPNS 2018

Melonjaknya pesanan peti mati ini bukan lain adalah karena wabah pandemi Covid-19 yang mewajibkan setiap pasien positif meninggal dikuburkan menggunakan peti mati

"Saya tidak membuat peti mati itu dari nol, saya datangkan dari Jepara sudah dalam keadaan 90 persen jadi. 

Saya tinggal memoles dan diberi plastik sesuai prosedur yang berlaku bagi pasien meninggal dalam kondisi positif Covid-19," ujarnya kepada Tribunpantura.com, Rabu (27/1/2021). 

Dia mengaku tidak sanggup jika harus membuat sendiri karena pesanan yang begitu banyak. 

Pekerja yang biasanya mengecat dan memasang plastik juga ditambah, dari yang biasanya hanya 15 orang kini dibantu sampai 20 orang. 

"Peti itu, kita suplai ke berbagai Rumah Sakit, baik swasta maupun milik pemerintah, seperti RSUD Ajibarang, RSUD Banyumas, RS Margono. 

Harga peti khusus Covid ini lebih murah dari peti mati biasanya, yaitu Rp1,6 juta, sementara yang biasa Rp2,6 juta," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved