Breaking News:

Berita Semarang

USM Buka Dapur Umum untuk Korban Banjir di Semarang, Juga Salurkan Sejumlah Bantuan

USM Buka Dapur Umum untuk Korban Banjir di Semarang, Juga Salurkan Sejumlah Bantuan

Penulis: m zaenal arifin | Editor: yayan isro roziki
Istimewa
Rektor USM Andy Kridasusila menyerahkan bantuan makanan secara simbolis kepada Ketua RW 25 Kelurahan Muktiharjo Kidul, kemarin. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Universitas Semarang (USM) membuka dapur umum untuk membantu korban banjir di Kota Semarang di masjid Baitur Rasyid Kampus USM Jalan Soekarno Hatta Tlogosari Semarang, sejak Sabtu (6/2/2021) malam lalu.

Rektor USM, Andy Kridasusila mengerahkan mahasiswanya yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) PMI Unit USM dan UKM Forum Komunikasi Mahasiswa Islam (FOKMI) untuk membuka dapur umum guna membantu masyarakat yang terdampak banjir terutama di wilayah sekitar kampus USM.

"Kami memiliki program USM Peduli Sosial yaitu program kegiatan sosial untuk membantu masyarakat ketika terjadi bencana alam yang melibatkan mahasiswa sebagai bentuk kepedulian USM terhadap masyarakat dan pengamalan Tri Dhama Perguruan Tinggi," kata Andy, Selasa (9/2/2021).

Cerita Korban Banjir di Semarang, Andalkan Air Tadah Hujan, Sebungkus Nasi Disantap Satu Keluarga

Maaher At-Thuwailibi Meninggal Dunia di Rutan Bareskrim Polri, Nikita Mirzani Doakan Ini

Cerita Hotel Bintang Lima Banting Setir Jual Nasi Bungkus, Dibanderol Rp7.000 Seporsi

Profil Jaksa Pinangki yang Divonis 10 Tahun Penjara karena Terbukti Terima Suap Djoko Tjandra

Menurut Andy selain dari tim mahasiswa USM juga dibantu dari KSR Upgria sebanyak 5 personel, KSR Unissula 2 personel, KSR STIE Bank BPD, dan PMR MAN 1 Kota Semarang.

Selain itu, kegiatan dapur umum ini disupport oleh PMI Kota Semarang dengan memberikan bantuan logistik dan lain-lain.

"Beberapa hari ini tim dapur umum USM mendistribusikan makanan ke RW 24 dan 25 Kelurahan Muktiharjo Kidul dan keluaran Tambakdalam."

"Sebelumnya USM juga mengerahkan 1 perahu karet Bersama Tim PMI Kota Semarang mengevakuasi korban banjir di Kelurahan Trimulyo Genuk," tambahnya.

Sementara menurut koordinator dapur umum USM yang sekaligus Pembina KSR USM, Saiful Hadi mengatakan, bahwa sehari menyediakan 500 lebih paket nasi bungkus untuk didistribusikan ke korban banjir.

"Kami sangat berterima kasih kepada para donatur yang telah memberikan bantuan baik berupa bahan makanan maupun uang untuk membantu korban banjir dan terima kasih kepada para relawan yang telah membantu di dapur umum," ungkap Saiful.

Salah satu relawan dari KSR Upgris, Egi Rizqi mengatakan bahwa ini merupakan pengalaman pertama membantu dalam penanganan korban banjir dengan bergabung di tim dapur umum dan distribusi ke lokasi bencana banjir.

"Pengalaman pertama kami ketika diminta turut mendistribusikan bantuan makanan sangat kaget dan haru karena baru kali ini melihat banjir seperti itu dampaknya, masyarakat tidak bisa masak, listrik padam sehingga sangat membutuhkan bantuan dari masyarakat lain yang peduli," ungkap Egi. (nal)

Terminal Siaga Candi Diharap Bisa Antisipasi Penularan Covid-19 Lebih Masif

Bupati Blora Tuding Rumah Sakit Swasta Terpaksa Tangani Pasien Covid-19

Di Tengah Banjir, Warga Pekalongan Heran Ada 3 Ekor Rusa Berkeliaran, Ternyata dari Sini Asalnya

Wali Kota Pekalongan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir selama 14 Hari, Saelany Ungkap Ini

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved