Breaking News:

Berita Banyumas

Pelajar SMP di Banyumas Cabuli 4 Anak, Pelaku Sering Nonton Film Porno dan di Bully di Sekolah

KN (14) seorang pelajar laki-laki kelas 9 SMP di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, tega melakukan tindakan pencabulan terhadap empat orang anak

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
IST
Satreskrim Polresta Banyumas saat memeriksa KN (14) seorang pelajar kelas 9 di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, tega melakukan tindakan pencabulan, pada Kamis (11/2/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, PURWOKERTO - KN (14) seorang pelajar laki-laki kelas 9 SMP di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, tega melakukan tindakan pencabulan terhadap empat orang anak laki-laki yang merupakan tetangganya sendiri.

Keempat korban adalah MAZ (9), AMY (8), MTM (10) dan RRS (10) yang kesemuanya adalah berjenis kelamin laki laki dan merupakan warga Kecamatan Cilongok.

Polisi melakukan penyelidikan setelah mendapatkan laporan dari salah satu orang tua korban MAZ (9). 

Perbuatan pelaku dapat diketahui bermula pada Minggu (7/2/2021), dimana korban, MAZ mengadu kepada NS yang merupakan orang tuanya. 

Korban bercerita saat di kebun pelaku telah membuka baju korban dan melakukan tindakan pencabulan. 

Kapolresta Banyumas Kombes M. Firman L. Hakim, melalui Kasat Reskrim Kompol Berry, mengatakan jika satu orang korban sempat disodomi, sementara ketiga korban lainnya dicabuli. 

Diketahui bahwa background pelaku ternyata sering mendapatkan perundungan atau bully oleh teman-temannya di sekolah. 

"Disekolah pelaku ini sering diledekin dan mendapat perundungan atau bully menyebut pelaku seperti perempuan. 

Selain itu karena cowok, dia juga sering nonton video porno, dan tidak tau arahnya ke kelainan seksual," ujar Berry kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (11/2/2021). 

Setelah adanya laporan tindakan pencabulan dari anaknya, NZ juga menanyakan kejadian tersebut kepada anak-anak lainnya. 

Setelah menanyakan, ternyata anak-anak lainnya juga mengalami hal yang serupa. 

"Pelaku mengancam para korban untuk tidak bercerita kepada siapapun dan diancam akan dipukul," terangnya. 

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa satu potong celana olahraga warna kuning, satu potong celana dalam warna hijau dan satu potong kaos pendek warna hijau. 

Guna penyidikan lebih lanjut KN dan barang bukti telah diamankan di Mapolresta Banyumas

Pelaku disangkakan dengan Pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 Jo UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. (Tribunbanyumas/jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved