Breaking News:

Berita Tekno

Profil dan Biodata Marie Thomas, Dokter Perempuan Pertama Indonesia, Jadi Google Doodle Hari Ini

Profil dan Biodata Marie Thomas, Dokter Perempuan Pertama di Indonesia, Jadi Google Doodle Hari Ini

google
Google Doodle hari ini, Rabu (17/2/2021), bergambar Marie Thomas. Ia merupakan dokter perempuan pertama di Indonesia. 

TRIBUNPANTURA.COM - Hari ini adalah hari ulang tahun ke-125 Marie Thomas, seorang dokter perempuan di Indonesia.

Google pun menjadikan hari ini istimewa, dengan menampilkan sosok Marie Thomas sedang menggendong bayi.

Simak profil dan biodata Marie Thomas, yang merupakan dokter perempuan pertama di Indonesia, karena itulah sosoknya begitu istimewa.

Baca juga: Cerita Noken Papua, Jadi Google Doodle Hari Ini, Ditetapkan UNESCO Jadi Warisan Budaya Dunia

Baca juga: Modal Foto Artis Korea dari Google, Pria Ini Tipu Gadis, Peras dan Ancam Sebar Foto Bugil Korban

Baca juga: Muncul Tanda SOS di Pulau Laki Dekat Jatuhnya Sriwijaya Air, Google Cepat-cepat Menghapusnya

Baca juga: 11 Tahun Ervan Hilang, Kembali Bertemu Keluarganya di Sragen karena Iseng Buka Google Street View

Profil Marie Thomas

Dokter perempuan pertama di Indonesia, Marie Thomas, sedang praktik menangani pasien, semasa ia hidup. Tak disebutkan tahun berapa foto ini diambil.
Dokter perempuan pertama di Indonesia, Marie Thomas, sedang praktik menangani pasien, semasa ia hidup. Tak disebutkan tahun berapa foto ini diambil. (kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Marie lahir pada 17 Februari 1896 di Minahasa, Sulawesi Utara.

Melansir Kompas.com, 28 Juni 2020, dia adalah dokter perempuan pertama di Indonesia.

Marie lulusan School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) atau sekolah kedokteran pada masa Hindia Belanda.

Pada awal abad XX, dokter-dokter lulusan STOVIA merupakan pionir dalam bidang penelitian kedokteran di Indonesia.

Banyak dokter Indonesia jebolan dari sana.

Lewat STOVIA, semangat kebangkitan nasional terbentuk dan pada masa itu dikenal sebagai masa kebangkitan nasional dan menjadi masa yang penting bagi pendidikan kedokteran di Indonesia.

Halaman
1234
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved