Berita Blora

Belum Sepekan Dilantik Jadi Bupati Blora, Arief Rohman Banjir Aduan Soal Jalan Rusak

Belum Sepekan Dilantik Jadi Bupati Blora, Arief Rohman Terima Banyak Aduan Soal Jalan Rusak. banjir aduan

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: yayan isro roziki
blorakab.go.id
Belum sepekan menjabat sebagai Bupati Blora, Arief Rohman sudah banjir keluhan dari masyarakat soal jalan rusak. 

TRIBUNPANTURA.COM, BLORA - Bupati Blora Arief Rohman mengaku banyak mendapat aduan dari masyarakat terkait jalan rusak.

Orang nomor satu di Blora itu sengaja membuka akses aduan secara terbuka bagi masyarakat Blora melalui berbagai kanal media sosial.

Diketahui ,77,71 persen atau 940,91 kilometer jalan di Blora mengalami kerusakan.

Baca juga: 77,71 Persen Jalan di Blora Rusak, Djoko Sebut Pihak Berwenang Bisa Dituntut Pidana, Ini Kata Arief

Baca juga: Akses Jalan Menuju Bandara Ngloram Rusak Parah, Ini Kata Dinas PUPR Blora

Baca juga: Kabareskrim dan Wakilnya Dijabat Orang Blora, Bupati Terpilih Arief Rohman: Matoh

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Nelayan Kota Tegal Rami-ramai Jemur Rebon di Jalan Lingkar Utara

"Kanal aduan sebenarnya sudah lama (sejak menjabat wakil bupati)."

"Banyak yang sudah (kasih) masukan, kemarin kami mulai untuk membuka kanal aduan," ujar Arief Rohman saat ditemui di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (4/3/2021).

Arief mengatakan, kanal aduan yang kembali dibuka tempo hari, sudah banyak warga yang menyampaikan keluh kesahnya.

Memang, katanya, yang paling banyak adalah aduan terkait jalan rusak.

Kemudian aduan selanjutnya persoalan pupuk di Blora yang dikeluhkan petani.

"Saat ini paling banyak aduan soal jalan. Kemudian pupuk."

"Aduan disampaikan melalui Whatsapp, inbox Instagram dan Facebook," ujar Arief.

Memang, dari data yang ada, ruas jalan kabupaten yang kondisinya masih rusak di Blora masih banyak.

Angkanya 77,71 persen atau setara 940,91 kilometer.

Masih tingginya angka jalan rusak ini membuat dia Arief menjadikannya salah satu program prioritas untuk membenahinya selama memimpin Blora.

Lebih lanjut Arief mengatakan, selain jalan dan persoalan pupuk, kanal aduan dimanfaatkan warga Blora untuk sekadar promosi potensi kuliner.

Selain itu juga digunakan untuk merespons progres pembangunan Bandara Ngloram Cepu.

"Ada juga yang merespons positif soal Bandara Ngloram terkait penerbangan," ujar dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved