Breaking News:

Berita Regional

Bantuan Kuota Internet 2021 untuk Belajar Daring Cuma Tiga Bulan, Dimulai Maret 2021 Ini

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berupaya meringankan beban satuan pendidikan dalam menghadapi pandemi dan

IST
ILUSTRASI Pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 4 Bawang 

TRIBUNPANTURA.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berupaya meringankan beban satuan pendidikan dalam menghadapi pandemi dan mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Hal tersebut di antaranya dilakukan dengan mendorong pemanfaatan dana BOS dan bantuan kuota data internet.

"Kami ingin memastikan bahwa warga pendidikan tetap selalu bisa menggunakan internet untuk berbagai kebutuhan. Inilah perjuangan kita di Kemendikbud yang alhamdulillah didukung Bapak Presiden dan Ibu Menteri Keuangan," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, dalam rilisnya, Kamis (4/3/2021).

Mengacu hasil survei pihak-pihak independen, Nadiem menjelaskan, sekitar 85% responden menilai bantuan kuota internet sangat tepat menjawab krisis, sementara sekitat 86% menilai bantuan kuota meringankan beban ekonomi orang tua dalam masa pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Inilah yang memotivasi kami untuk memperjuangkan kelanjutan kebijakan bantuan kuota data internet," tuturnya.

Dikatakannya, bantuan kuota internet untuk tahun 2021 bernilai Rp 2,6 triliun untuk tiga bulan ke depan. Berdasarkan permintaan dari banyak elemen masyarakat, akhirnya Kemendikbud membuka restriksi bantuan kuota data internet, dari kuota belajar dan kuota umum menjadi seluruhnya kuota umum.

Tahun ini, walaupun besaran gigabyte (GB) bantuan lebih kecil dari dari tahun sebelumnya, tetapi kualitasnya meningkat karena seluruhnya dapat dipakai sebagai kuota umum, sehingga lebih fleksibel bagi semua jenis penggunaan.

"Kami pastikan bahwa bantuan ini diberikan bagi seluruh peserta didik dan pendidik serta tenaga kependidikan, baik di sekolah swasta maupun negeri selama yang bersangkutan terdaftar di data pokok pendidikan (Dapodik) dan pangkalan data pendidikan tinggi (PDDikti)," tegasnya.

Adapun besaran kuota yang disalurkan adalah untuk peserta didik jenjang PAUD sebesar 7 GB, peserta didik jenjang dasar dan menengah sebesar 10 GB, sementara guru jenjang PAUD, dasar, dan menengah mendapatkan kuota 12 GB. Mahasiswa dan dosen mendapatkan kuota sebesar 15 GB. Penyaluran bantuan kuota akan disalurkan setiap tanggal 11 hingga 15 setiap bulannya.

"Bagi yang tahun lalu sudah menerima bantuan ini, maka mulai 11 Maret, secara otomatis akan menerima pengiriman bantuan kuota pertama. Kecuali, bagi yang tahun lalu penggunaannya di bawah 1 GB, mereka tidak akan menerima lagi, karena dianggap tidak memerlukan bantuan tersebut. Bagi yang belum menerima dan ingin daftar, atau yang ingin mengubah nomor ponsel, baru bisa menerima di bulan April 2021," jelas Nadiem.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved