Berita Pemalang
Riski Tak Butuh Waktu Lama Urus SKCK di Polres Pemalang
Sejumlah warga nampak tengah mengantre di ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pemalang.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
Penulis : Budi Susanto
TRIBUNPANTURA.COM, PEMALANG - Sejumlah warga nampak tengah mengantre di ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pemalang.
Mereka duduk di tempat yang sudah disediakan dengan menjaga jarak, sembari menunggu giliran pelayanan.
Tak begitu lama setelah mendapat giliran dan sudah mengisi formulir, beberapa langsung menuju meja pelayanan.
Usia dilayani oleh petugas, mereka langsung menuju ke sebuah mesin yang tak jauh dari meja pelayanan.
Mesin tersebut merupakan mesin survei kepuasan yang disediakan oleh Polres Pemalang.
Jika dihitung, saat mengakses layanan di SPKT Polres Pemalang, dari awal hingga akhir tak sampai memakan waktu 1 jam.
Masyarakat yang mengakses layanan di SPKT Polres Pemalang pun menyatakan hal yang sama.
Di mana proses pelayanan sangat cepat, dan pelayanan dari petugas tak berbelit-belit.
"Kurang dari satu jam, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang saya urus sudah keluar. Menurut saya pelayanan di tengah pandemi di SPKT Polres Pemalang cepat," kata Muhammad Riski warga Mulyaharjo Kecamatan Pemalang, Sabtu (27/3/2021).
Dilanjutkannya, protokol kesehatan juga diterapkan secara baik di SPKT Polres Pemalang.
"Sudah baik menurut saya, tinggal dijaga saja pelayanannya di SPKT Polres Pemalang," jelasnya.
Terpisah, Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho, menuturkan, adanya mesin survei kepuasan di SPKT diharapkan dapat mengukur kualitas layanan publik.
"Sebelumnya, mesin itu hanya dimiliki Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) Polres Pemalang pada pelayanan SIM, STNK dan BPKB. Namun kini ditambah di SPKT," ucapnya.
Ditambahkan AKBP Ronny, adanya mesin tersebut sebagai langkah meningkatkan kualitas pelayanan publik, dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Harapan kami, pembenahan yang dilakukan di SPKT dapat memenuhi kebutuhan masyarakat mengakses pelayanan cepat, nyaman dan bersih, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/sejumlah-orang-tengah-menunggu-giliran-pelayanan-di-ruangan-sentra-pelaya.jpg)