Breaking News:

Berita Kajen

Antisipasi Terjangan Angin Kencang, Pohon-pohon Besar di Kabupaten Pekalongan Dipangkas

Antisipasi Terjangan Angin Kencang, Pohon-pohon Besar di Kabupaten Pekalongan Dipangkas

Istimewa
Babinsa dan Babinkamtibmas Kecamatan Doro membantu mengevakuasi dan membersihkan pohon tumbang di wilayah setempat. 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNPANTURA.COM, KAJEN - Memasuki musim pancaroba, Pemerintah Kabupaten Pekalongan melakukan pemangkasan pohon peneduh jalan yang dinilai rawan tumbang.

Pemangkasan ini, sebagai upaya antisipasi terjangan angin kencang yang berpotensi terjadi di musim pancaroba.

Bila diterjang angin kencang, pohon besar yang rawan tumbang tentu membahayakan pengguna jalan.

Baca juga: Avanza Tertimpa Pohon Randu Raksasa di Randudongkal Pemalang, 4 Orang Tewas di Lokasi Kejadian

Baca juga: Tengah Malam, Petugas Gabungan Geledah Rutan Pekalongan, Sita Kartu Domino dan Uang Rp1 Juta

Baca juga: Konsultasi Masalah Asmara, Siswi di Kendal Malah 10 Kali Dicabuli Dukun Dadakan

Baca juga: Program Desa Digital di Pemalang Terkendala Blank Spot Area, Ini Kata Bupati Agung

"Memasuki musim pancaroba, hal yang perlu diantisipasi adalah adanya angin kencang atau puting beliung," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo kepada Tribunpantura.com, Rabu (7/4/2021).

Budi mengungkapkan, apabila terjadi angin kencang biasanya banyak pohon-pohon yang tumbang.

Guna mengantisipasi adanya kejadian pohon tumbang, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas PU dan Taru dan Dinas Perkim dan LH untuk melakukan pemotongan pohon-pohon besar yang rawan tumbang di pinggir jalan atau pohon peneduh jalan.

"Untuk antisipasi bencana angin kencang yang pasti BPBD saat ini sudah mempersiapkan peralatan dan personel."

"Kami sudah koordinasikan dengan jajaran terkait dan relawan terkait dengan penanganan apabila terjadi bencana angin kencang atau pohon tumbang," ungkapnya.

Pihaknya mengatakan, jika ada kejadian pohon tumbang, masyarakat bisa menghubungi langsung BPBD Kabupaten Pekalongan.

"Kami siap 24 jam, apabila ada laporan adanya pohon tumbang," katanya.

Budi mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan, apabila ada hujan lebat disertai angin kencang untuk waspada dan hati-hati.

"Apabila hujan lebat disertai angin kencang, saya memohon jangan berteduh di bawah pohon karena bisa membahayakan."

"Kami juga mohon masyarakat melaksanakan gotong-royong untuk merapikan atau memotong pohon-pohon yang dirasakan rawan tumbang di lingkungan masing-masing," tambahnya. (Dro)

Baca juga: Razia Narkoba di Lapas Kelas IIA Kendal, Petugas Gabungan Malah Temukan Senjata Tajam

Baca juga: Ihwal Pendataan Keluarga 2021, Setelah Data Keluarga Wali Kota Tegal Dedy Yon, Ini Kata Afin

Baca juga: Aplikasi Buka Cawet, Percepat Digitalisasi Layanan Masyarakat Desa di Pemalang Ini

Baca juga: Dokter Tirta dan Fiersa Soroti Mudik Dilarang tapi Objek Wisata Tetap Buka, Ganjar Respon Begini

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved