Breaking News:

Kriminal dan Hukum

Polres Batang Ungkap Tiga Kasus Mafia Tanah, Kerugian Korban hingga Miliaran Rupiah

Polres Batang Ungkap Tiga Kasus Mafia Tanah, Kerugian Korban hingga Miliaran Rupiah

Penulis: dina indriani | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Dina Indriani
Kapolres Batang, AKBP Edwin Louis Sengka, menunjukka barang bukti kasus mafia tanah saat pers rilis, Senin (11/5/2021) 

Penulis : Dina Indriani 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Jajaran Satreskrim Polres Batang berhasil mengungkap tiga kasus mafia tanah.

Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka mengatakan total kerugian di tiga kasus itu mencapai Rp3 miliar.

Terdapat dua modus yang dilakukan tersangka, pertama dengan surat kuasa menjualkan tanah, tapi uangnya tidak disampaikan atau dipakai sendiri.

Dan kedua, menjual tanah yang bukan hak atau milik tersangka.

"Salah satunya dilakukan tersangka Mastur yang menggelapkam hasil penjualan tanah SHM Nomor 00963 seluas 1.250 m2 atas nama Alfiyah bernilai Rp 260 juta," terang AKBP Edwin Louis Sengka saat pers rilis, Selasa (11/5/2021).

Lebih lanjut, tersangka menyalahgunakan surat kuasa menjual dengan Nomor: 13 dari Notaris Listyo Budi Santoso yang dikuasakan Alfiyah dan Sandoyo.

Pembelinya bernama Toto Sudarto warga Kendal yang pada Mei 2017 dibayar lunas.

Rinciannya tahap pertama dibayarkan pada 17 Mei 2017 melalui transfer dari Kaliwungu kendal ke nomor rekening : 1390017898507 atas nama Mastur.

Lalu pada 30 Mei 2017, Toto melunasi Rp 160 Juta secara cash dan tunai yang dibayar di kantor Notaris Listyo Budi Santoso.

"Atas perbuatannya Mastur terjerat Pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUHP sedangkan dua kasus mafia tanah lain masih dalam proses penyidikan," pungkasnya. 

Kapolres AKBP Edwin Louis Sengka menambahkan dalam 100 hari kerja Kapolri, pihaknya berhasil mengungkap beberapa kasus.

Satreskrim Polres Batang berhasil menangani dua perkara restorative justice.

Tiga perkara mafia tanah, delapan perkara jalanan dan satu perkara yang jadi perhatian publik.(din)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved