Breaking News:

Berita Tegal

Rawat Tradisi Nyekar, Puluhan Warga Kota Tegal Padati Tempat Pemakaman Umum

Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum masyarakat untuk bersilaturahmi kepada saudara dan tetangga. 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Masyarakat melakukan tradisi nyekar seusai salat idulfitri di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cleret, Kota Tegal, Kamis (13/5/2021). Mereka membersihkan makam keluarga dan kemudian mengirimkan doa. 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad 

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum masyarakat untuk bersilaturahmi kepada saudara dan tetangga. 

Begitu juga bagi masyarakat di Kota Tegal. 

Namun sebelum bersilaturahmi, masyarakat akan terlebih dahulu mendatangi keluarga kerabatnya yang telah meninggal dunia. 

Mereka membersihkan makamnya, kemudian mengirimkan doa. 

Tradisi tersebut dikenal dengan nama Nyekar. 

Puluhan masyarakat akan nampak memenuhi pemakaman umum. 

Suasana itu juga terlihat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cleret, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Kamis (13/5/2021).

Seorang warga, Juwono (40) mengatakan, nyekar sudah menjadi tradisi yang diwariskan kepada anak-anak secara turun temurun. 

Dalam momentum lebaran dilakukan tiap setahun sekali. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved