Breaking News:

Berita Batang

Pabrik Kaca Terbesar di Asia Tenggara Investasi Rp 5 Triliun di Kabupaten Batang

Pabrik kaca terbesar di Asia Tenggara resmi menjadi tenant pertama yang membangun pabrik di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau Grand Batang C

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DINA INDRIANI
Peletakan batu pertama KCC Glass Corporation asal Korea Selatan diresmikan langsung oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Kamis (20/5/2021). 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Pabrik kaca terbesar di Asia Tenggara resmi menjadi tenant pertama yang membangun pabrik di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau Grand Batang City. 

Peletakan batu pertama KCC Glass Corporation asal Korea Selatan tersebut diresmikan langsung oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Kamis (20/5/2021).

Dan dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, jajaran direksi perusahaan KCC Glass, Bupati Batang Wihaji dan Forkopimda Batang.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan peletakan batu pertama ini untuk menepati janji dengan Presiden Joko Widodo ketika melakukan kunjungan pertama di KIT B.

“Alhamdulillah hari ini terlaksana gruondbreaking yang akan kita dorong percepatan pembanguan pabrik Kaca, dan pembangunan infrastruktur di KIT B kita janjikan satu tahun sudah selesai," tuturnya.

Bahlil menjelaskan KCC Glass nilai investasinya mencapai Rp 5 Triliun dengan produk yang hampir 85 persen diekspor, sehingga akan ada devisa, serta cipta lapangan kerja sebanyak 1.200 orang. 

“Untuk cipta lapangan kerja sekitar 1.200 tenaga kerja itu yang langsung, belum yang tidak langsung untuk supporting-supporting perusahaan, kami minta suportingnya dari lokal Jateng sehingga investasinya berdampak langsung pada perekonomian,” ujarnya.

Pabrik KCC Glass akan menempati di KIT B seluas 49 hektar dan akan dibangun dua tahap dan akan beroperasi tiga tahun lagi.

“Pabrik KCC Glass kapistas produksi mampu mencapai 480.000 ton per tahun dengan bahan baku biji pasir dari Belitung Provinsi Bangka Balitung. Tapi saya minta juga untuk bahan baku bisa berkolaborasi dengan orang di sini,” pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved