Breaking News:

Berita Batang

Pemkab Batang Berhasil Ubah Sawah Terdampak Tol Jadi Lahan Penghasil Bawang Merah

Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpapertan) telah mengajak petani bawang sekitar untuk mulai

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DINA INDRIANI
Bupati Batang Wihaji saat ikut melakukan panen raya bawang di Desa Banjiran, Warungasem, Batang, Jumat (21/5/2021). 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpapertan) telah mengajak petani bawang sekitar untuk mulai mengalihfungsikan sawah terdampak tol menjadi klaster bawang merah.

Desa Banjiran, Kecamatan Warungasem menjadi wilayah pertama yang menjadi demplot (lahan percontohan) pengembangan bawang merah dengan menggandeng penyedia bibit dan pembeli dari PT Mitra Pillar Brebes dengan lahan seluas enam hektare.

"Pengembangan ini merupakan jawaban dari keluhan petani karena irigasi pengairan pertanian berkurang akibat dari dampak adanya tol," tutur Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang, Heru Yuwono, Jumat (21/5/ 2021).

Adapun hasil panen raya demplot Bawang Merah itu mencapai 27 ton per hektare. 

Direktur PT Mitra Pilar Brebes, Alex Chandra, hasil panend raya di Batang dari pengembangan ini jauh lebih tinggi dibanding sentra bawang merah di Kabupaten Brebes.

"Di Brebes, panen per hektare maksimal 20 ton basah. Hasilnya pun Insya Allah lebih bagus daripada Brebes," ujar Alex.

Ia mengatakan saat ini Kabupaten Brebes berkontribusi 30 persen dari kebutuhan bawang merah secara nasional.

Alex berharap kabupaten Batang bisa mengambil porsi 5 persen hingga 10 persen dari kontribusi itu.

Perhitungannya, paling tidak untuk mencapai hal itu, butuh panen bawang merah 600 ton per tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved