Breaking News:

Berita Regional

BPJS Kesehatan Lapor ke Bareskrim Terkait Dugaan Kebocoran Data

BPJS Kesehatan menindaklanjuti beredarnya informasi adanya data yang ditawarkan di forum online oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Editor: muh radlis
IST
Tangkapan layar zoom meeting virtual bersama Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti , Selasa (25/2/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - BPJS Kesehatan menindaklanjuti beredarnya informasi adanya data yang ditawarkan di forum online oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengatakan saat ini BPJS Kesehatan telah bergerak melakukan penindaklanjutan masalah tersebut.

Ghufron menjelaskan, telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus tersebut kepada Bareskrim Polri terkait adanya dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pihak yang tidak  bertanggung jawab yang merugikan BPJS Kesehatan.

"Selama ini kami telah melakukan upaya maksimal untuk melindungi data peserta melalui penerapan tata kelola  teknologi informasi dan tata kelola data sesuai ketentuan dan standar serta peraturan perundang-undangan yang  berlaku," kata dia, dalam keterangan persnya yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (25/5/2021).

Untuk memastikan keamanan data, pihaknya melakukan kerja sama strategis dengan BSSN dan  lembaga/pihak profesional, serta mengembangkan dan mengimplementasikan sistem keamanan data yang  sesuai dengan standar ISO 27001 (certified), Control Objectives for Information Technologies (COBIT) serta  mengoperasionalkan Security Operation Center (SOC) yang bekerja 24 jam selama 7 hari.

Ghufron menjelaskan, sistem keamanan teknologi informasi di BPJS Kesehatan telah berlapis-lapis. 

Dia menuturkan, walaupun BPJS Kesehatan sudah melakukan sistem pengamanan sesuai standar yang  berlaku, namun masih dimungkinkan terjadinya peretasan, mengingat sangat dinamisnya dunia peretasan.

Dia  juga menyebut, peristiwa peretasan dialami banyak lembaga baik di dalam maupun luar negeri.

"Selain melakukan investigasi dan penelusuran jejak digital, saat ini kami juga sedang melakukan mitigasi  terhadap hal- hal yang mengganggu keamanan data dalam proses pelayanan dan administrasi . Kami juga  sedang melakukan penguatan sistem keamanan TI terhadap potensi gangguan keamanan data, antara lain  meningkatkan proteksi dan ketahanan sistem," kata Ghufron.

Menurut dia, BPJS Kesehatan terus berupaya maksimal agar data pribadi dan data lainnya tetap terlindungi.

"Di samping itu, kami juga memastikan pelayanan kepada peserta baik di fasilitas kesehatan maupun untuk proses administrasi  lainnya tetap berjalan," ujar Ghufron. 

Dia menegaskan, BPJS Kesehatan tidak pernah memberikan data pribadi kepada pihak-pihak yang  tidak bertanggung jawab. 

Apabila ada permintaan data pribadi yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan atau  mengaitkan dengan BPJS Kesehatan maka diharapkan masyarakat dapat mengkonfirmasi ke layanan resmi  BPJS Kesehatan yaitu Care Center 1500400 atau Kantor Cabang BPJS Kesehatan

Sementara itu, Kabid Jaminan Keamanan Pusat Pertahanan Siber Kementerian Pertahanan (Kemhan), Kolonel  Sus Trisatya Wicaksono mengatakan bahwa langkah BPJS Kesehatan melaporkan kasus penawaran data di  forum online ini kepada pihak yang berwenang begitu isu ini muncul, sudah tepat.

"Kemhan sangat berkepentingan dengan permasalahan tersebut sehubungan adanya kerja sama operasional  antara Kemhan dengan BPJS Kesehatan terkait data anggota Kemhan/TNI yang terdaftar di BPJS Kesehatan," kata dia. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved