Breaking News:

Penanganan Corona

DKI Jakarta Dapat Nilai E Ihwal Penanganan Corona, Begini Pemaparan Wamenkes

DKI Jakarta Dapat Nilai E Ihwal Penanganan Corona, Begini Pemaparan Wamenkes Dante Saksono Harbuwono

Editor: yayan isro roziki
tribunjakarta.com
Ilustrasi aktivitas warga Jakarta di sekitar Monumen Nasional (Monas). 

Tracing sedikit

Beralih dari Jakarta, Dante tetap memberikan penekanan terhadap provinsi lainnya meski kualitas penanganan pandemi tak lebih buruk dari Jakarta.

Ia mengungkapkan, sejumlah provinsi masih dinilai rendah untuk mencari kasus Covid-19. Hal itu terbukti dari tracing kontak erat yang semakin sedikit.

"Tracing kontak erat yang terkonfirmasi ini, secara epidemiologis juga beberapa daerah terlihat semakin 'gelap'. Situasinya semakin sedikit kasus tren tracing kontak erat yang terkonfirmasi," terangnya.

Adapun dalam gambar pemaparannya, Dante memperlihatkan jika warna biru yang terlihat di satu provinsi semakin gelap, maka tracing kontak erat di daerah tersebut terbatas.

Namun, apabila warna terlihat biru terang, daerah itu sudah dapat dikatakan sudah memadai tracing kontak erat per kasus konfirmasinya.

Dalam paparan tersebut, terlihat hampir semua provinsi berwarna biru gelap dalam periode tiga bulan terakhir.

"Tren kontak erat per kasus konfirmasi memang masih sedikit kontak erat per minggunya, dan kita lihat harus mulai sama-sama berjuang untuk melakukan proses tracing yang lebih banyak lagi, yang lebih masif," tutur Dante.

Dante menuturkan, hanya ada satu wilayah yang terlihat telah menjalankan tracing lebih baik yaitu Sumatera Utara.

Terlihat provinsi itu melakukan penelusuran 5-9 kontak erat per satu kasus positif. Namun, hasil itu dinilai belum cukup memenuhi standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 15 orang kontak erat per satu kasus positif.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved