Breaking News:

Berita Jateng

Syamsul Pastikan 12 Nakes RSUD Cilacap Bukan Terpapar Covid-19 Varian India

Berdasarkan hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) dari Batlingbakes Jakarta, 12 Nakes yang terkena Covid-19 saat merawat

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
shutterstock
Ilustrasi perawatan pasien terinfeksi virus corona (pasien Covid-19). 

Penulis: Permata Putra Sejati 

TRIBUNPANTURA.COM, CILACAP - Berdasarkan hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) dari Batlingbakes Jakarta, 12 Nakes yang terkena Covid-19 saat merawat 13 ABK asal Filipina dinyatakan bukan terpapar Covid-19 Varian India B.1617.2.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.

Pernyataan itu disampaikannya pada saat acara penyerahan bantuan Covid-19 oleh Pemkab Cilacap.

Bantuan adalah berupa 3 mobil ambulance dan 43 refigerator vaksin untuk Puskesmas di Kabupaten Cilacap. 

Acara penyerahan digelar pada Senin (31/5/2021) di halaman Pendopo Wijayakusuma Cakti.

"Setelah mengirim sampel darah dan dilakukan pemeriksaan WGS terhadap 12 Nakes, alhamdulillah hasilnya bukan varian B.1617.2 atau bukan Covid-19 varian India.

Jadi ternyata bisa dilokalisir yang terpapar varian india hanya 13 ABK asal Filipina tersebut saja," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com dalam rilis. 

Wakil Bupati juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik karena Pemkab Cilacap telah melakukan segala upaya agar tidak terjadi penyebaran penularan untuk Covid-19 varian India.

Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan Pramesti Griana Dewi mengatakan hingga saat ini ABK asal Filipina yang masih dirawat di RSUD Cilacap sebanyak 4 orang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved